oleh

Lelang Proyek Kesbangpolinmas Batola Disinyalir Tidak Beres!

MARABAHAN, KORANBANJAR.NET – Proses lelang paket pekerjaan Pembangunan Kantor Kesbangpolinmas di Dinas PUPR Kabupaten Barito Kuala (Batola) Bidang Cipta Karya, disinyalir tidak beres.

Menurut Wakil Direktur CV Yasmin Ananta Pratama, Rahman, proses lelang pekerjaan pembangunan kantor Kesbangpolinmas tersebut sangat janggal. “Bahkan diduga tidak beres atau bermasalah. Karena dari awal proses sudah ada yang salah,” ujar Yasmin, Selasa (22/5).

Menurut dia, perusahaannya yang kalah tender dalam lelang, paket pekerjaan yang nilai HPS-nya sekitar Rp1,9 miliar, dalam uraian singkat pekerjaan yang diupload pantia lelang di LPSE setempat justru pekerjaan Pembangunan Kantor Camat dan Rumah Camat.

Kesalahan tersebut, bahkan telah diakui panitia via e-mail saat mengirimkan balasan atas sanggahan ke perusahaan.

“Dokumen lelang itu kan produk hukum. Kalau ada yang salah, berarti salah semua. Karena itu harus batal atau diulang. Bukan malah lanjut berproses memilih pemenang. Ini ada apa? Jangan-jangan ada kongkalikong?” duganya.

Melihat pada jawaban panitia lelang yang disampaikan kepada CV Yasmin Ananta Pratama, penjelasannya terdapat tiga poin.

Pertama, pantia mengakui ada kesalahan pada lembar data pemilihan. Namun, uraian singkat pekerjaan adalah ‘betul’ untuk pekerjaan Pembangunan Kantor Kesbangpolinmas.

Kedua, panitia mengklaim dalam melakukan evaluasi lelang tetap berpegang pada dokumen lelang.

Ketiga, penawaran CV Yasmin Ananta Pratama pada item Metode Pelaksanaan, dikatakan tidak menyebutkan pekerjaan rangka kap/atap (baja ringan) dan atap genteng metal sesuai dengan uraian singkat pekerjaan pada Lembar Data Pemilihan (LDP) poin 6.

Adapun pemenang dalam tender tersebut adalah CV FHANASA dengan harga penawaran terkoreksi Rp1.771.438.000.(rd/banuapost.com/ grup koranbanjar.net)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: