BNN

Legislatif Kalimantan Selatan Ajak Mahasiswa Perjuangkan Tambahan Vaksin

  • Bagikan
Ketua DPRD Kalsel salami aktivis HMI Banjarmasin, Senin (20/9/2021). (Sumber Foto: Humas DPRD Kalsel/koranbanjar.net)

Legislatif Kalimantan Selatan ajak mahasiswa supaya bersama-sama bisa memperjuangkan tambahan vaksin di banua, dalam menekan angka covid-19.

BANJARMASIN,koranbanjar.net – Ajakan ini disampaikan Ketua DPRD Kalsel Dr (HC) H Sofian HK SH MH maupun Ketua Komisi IV HM Lutfi Saifuddin SSos, saat menghadapi aksi HMI di DPRD Kalsel, Senin (20/9/2021).

Seperti diektahui maka sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Banjarmasin melakukan aksi unjuk rasa, mempertanyakan terkait vaksinasi di Banjarmasin yang terkesan lamban, serta strategi pemerintah untuk menekan angka covid19, dianggap tidak transparan kepada masyarakat.

Mananggapi permasalahan tersebut, DPRD Kalsel mengajak 25 orang perwakilan dari masa aksi untuk melaksanakan audiensi dengan menghadirkan kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel serta Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kalsel.

Audiensi dibuka ketua oleh ketua DPRD provinsi Kalsel Dr. (HC). H. Supian HK, SH, MH. yang mempersilakan ketua HMI selaku massa aksi untuk menyampaikan pandanganya.

Ketua HMI Nurdin Ardalefa mempertanyakan permasalahan tindak lanjut penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi yang terkesan lamban dan tidak transparan di Kota Banjarmasin.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua Komisi IV HM Lutfi Saifuddin S Sos mengatakan, kendala yang dihadapi saat ini adalah kuota vaksin untuk provinsi Kalsel sangat terbatas, sebab itulah mengakibatkan program vaksin di Kalsel terkesan lamban.

“Untuk itu saya mengajak kepada semua unsur, baik itu mahasiswa ataupun stakeholder untuk bersama – sama untuk memperjuangkan penambahan kuota vaksin untuk Provinsi Kalsel,” ujar Lutfi saifuddin.

Mahasiswa mengakhiri audiensi dengan menyampaikan harapannya kepada DPRD Kalsel dan stakeholder, bahwa selama negara masih mampu membeli vaksin, berharap program vaksinasi gratis kepada masyarakat ini terus berlanjut.

“Jangan sampai peraturan – peraturan yang mewajibkan masyarakatnya melakukan vaksinasi, membuat vaksin tersebut nantinya tidak digratiskan lagi dikemudian hari,” ucap Ketua HMI Banjarmasin Nurdin Ardalefa. (humasdprdkalsel/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + nine =