oleh

Lagi, Proyek Dana Desa Berupa Sumur Gali di Karang Intan Bermasalah

KARANGINTAN, KORANBANJAR.NET- Pembuatan sumur gali dibiayai dari Dana Desa (DD) di Desa Pandak Daun, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, menuai protes warga setempat.

Proyek yang bersumber dari dana desa itu dinilai tidak sesuai dengan rencana. Tercatat dalam Rancangan Anggaran Bangunan (RAB) sumur gali itu harusnya memiliki kedalamam 10 meter, namun saat dikerjakan ternyata hanya sekitar 8 meter, bahkan ada yang hanya 5 meter.

Bahkan untuk lokasi pembuatan sumur gali itu disinyalir asal-asalan, seperti yang diutarakan warga Desa Pandak Daun, Marwani.

“Semalam handak minta sumur jua, menyuruh anakku, tapi dapat jawaban dari aparat, kena-ai, jadi kena wayah apa kaya itu nah, dan itu berulang-ulang kali aku meminta, dari tahun 2015 sampai 2017, kena ai jar,” tuturnya.

Terkait permintaan warga yang menginginkan pembangunan sumur galian menggunakan dana desa tersebut, bukan hanya Marwani yang kecewa dengan jawaban aparat desa. Namun Abudullah, warga lainnya juga mengaku kecewa.

Hingga akhirnya dirapat yang diadakan di Gedung Balai Kecamatan Karang Intan, dia mengajukan permintaan lagi dan disetujui, namun saat proses penggalian sumur berlangsung, instansi terkait lagi-lagi tanpa musyawarah. Sehingga lokasi penggalian sumur dirasa kurang tepat. Padahal, sebelumnya sudah diarahkan di lokasi yang diharapkan warga.

“Andai ada musyawarah, kayapa beulah sumur di lokasi sini, nyata masyarakat memadahi ini tanah alkah yang besengketa, warga akan mengarahkan k elokasi yang tepat, dan sampai saat ini sumur itu terbengkalai dan tak ada yang memanfaatkan,” tutupnya.

Kepala Desa Pandak Daun Faujan Jafri saat dikonfirmasi mengatakan, dia telah memerintahkan RT setempat untuk melakukan sosialisasi kepada warga untuk menginformasi lokasi penempatan sumur gali.

“Saya melalui RT saja untuk sosialisasi ke warga, jadi bila ada warga yang mengatakan tidak ada musyawarah atau sosialisasi mengenai lokasi penempatan sumur gali, tanyakan saja ke RT saya,” kilahnya.(sai/zdn)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: