oleh

Lagi Asik Kumpul di Warung, Didatangi Polsek

Lagi asik kumpul di warung warga didatangi beberapa personel Polsek Anjir Pasar dalam rangka kegiatan Operasi Yustisi Penegakan Perbup Barito Kuala Nomor 54 Tahun 2020. Sasarannya adalah masyarakat beraktifitas berbelanja dan berkumpul di warung malam yang tidak menggunakan masker di Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala(Batola), Sabtu (19/9/2020)

BARITO KUALA, koranbanjar.net –
Kapolsek Anjir pasar Ipda Achwadi, S.Kom., M.M mengatakan, dalam Operasi Yustisi Penegakan Perbup ini, ditemukan 2 warga Anjir Pasar tidak memakai masker.

“Kita berikan sanksi yang dilaksanakan oleh Satpol PP, berupa Push Up, dan teguran lisan,” ujarnya.

Lanjut Ipda Achwadi, kegiatan operasi yustisi ini akan digelar setiap hari dan setiap saat baik pagi, siang, dan ada beberapa daerah yang menerapkan jam malam bersama Satpol PP, Personel Polsek Anjir Pasar dan anggota Koramil 1005-09.

“Kita juga operasi pada malam hari. Sasaran operasi yustisi diprioritaskan di lokasi pasar atau tempat kerumunan dan keramaian umum,” terangnya.

Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif, S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Anjir pasar, Ipda Achwadi, mengatakan kegiatan Operasi Yustisi ini merupakan upaya penegakan disiplin dalam rangka percepatan dan penanganan penyebaran Covid-19.

Dirinya berharap dapat menggugah kesadaran warga masyarakat, ketika beraktifitas dimanapun wajib mematuhi disiplin protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaan Operasi Yustisi petugas tetap kedepankan humanis, ucapnya.

Kassubag Humas polres Batola Iptu Abdul Malik saat dihubungi awak media mengatakan kegiatan ini rutin di laksanakan tujuannya untuk menurunkan atau menekan pandemi covid-19.

Kegiatan Operasi Yustisi ini sejalan dengan kebijakan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Nico Afinta S.I.K, S.H, M.H dalam rangka pemeliharaan harkamtibmas, dan penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Dengan meningkatkan kepekaan faktual terhadap situasi global, regional, dan lokal dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19. (yon)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: