Kisah Warga Cempaka saat Dilanda Banjir, TERNYATA sudah Langganan

BANJARBARU,KORANBANJAR.NET – Setiap hujan deras melanda wilayah Kelurahan Cempaka, maka dipastikan warga setempat mengalami kebanjiran. Ironisnya, banjir merendam permukiman tersebut hingga setinggi lutut orang dewasa.

Sedikitnya 8 rumah di RT 29 Kelurahan Cempaka terendam dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa pada Kamis (06/12/2018) sekitar pukul 17.00 wita, lalu.

Keterangan warga, Islamiah, air mulai naik ke rumah warga pada pukul 17.00 wita. Saat itu hujan masih mengguyur lokasi tersebut.

“Waktu sore sekitar pukul 17.00, air mulai naik ke rumah warga. Kami kira hujan biasa saja, ternyata air naik ke rumah,” ucap Islamiah.

Melihat Sungai Cempaka meluap, karena debit air yang sudah sangat banyak, warga pun bergegas mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.

Ketua RT 29 Fahriansyah juga menjelaskan, bahwa banjir tersebut sudah menjadi langganan. Lantaran Sungai dan rumah warga sangat berdekatan, dan sungai tidak dapat menampung lagi.

“Sudah menjadi langganan, kalau hujan deras turun pasti meluap kerumah warga. Semoga ini menjadi perhatian bagi Pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru juga melakukan penanganan dan bantuan dengan mendirikan tenda.

“Kami mendapat informasi langsung dari Camat Cempaka sekitar jam 18.05 sore. Kami langsung stand by menyiapkan tenda untuk pengungsi,” ungkap Plt Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banjarbaru Ahmad Syarief Nizami.

Sekitar pukul 22.00 wita, air sudah berangsur surut. Atas kejadian tersebut, dari data yang diperoleh, ada sekitar 170 rumah dari dua kelurahan dan 9 RT terkena banjir dari luapan Sungai Cempaka. Yang terparah, berada di RT 29.

“Kita akan terus stand by apabila hujan deras kembali turun. Peralatan seperti tenda, peralatan darurat bencana sudah , termasuk perlengkapan balita dan juga logistik darurat juga sudah disiapkan oleh tim,” katanya.(maf/sir)