Kinerja Dan Setoran Deviden 4 BUMD Dipertanyakan Pemprov

oleh -69 views
Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie. (foto: yuli kusuma/koranbanjar.net)

BANJARBARU, koranbanjar.net – Kinerja dan Setoran deviden atau pembagian laba untuk pemegang saham dari empat BUMD milik daerah, yakni Bank Kalsel, PT Jamkrida Kalsel, PT Askrida, dan PT Bangun Banua, dipertanyakan Pemprov Kalsel.

Sebab, setoran deviden kepada Pemprov Kalsel dari PT Askrida dan PT Bangun Banua, nihil. Sementara Bank Kalsel menyetor deviden Rp 20,290 miliar dan PT Jamkrida Kalsel Rp 113,6 juta.

Kemudian pada perkembangannya, berdasarkan data Pemprov Kalsel, setoran deviden hingga 5 September 2019 ke Pemprov Kalsel dari Bank Kalsel ada Rp 20.290.068.766, PT Jamkrida Kalsel Rp 239.425.953, PT Askrida Rp 350.497.740 dan PT Bangun Banua Rp 828.276.527.

“Selaku pemegang saham, Pemprov Kalsel terus memantau dan mengevaluasi kinerja keempat BUMD tersebut. Pemprov Kalsel, tak ingin penyertaan modal yang disetor keempat BUMD itu justru tidak memberi dampak signifikan bagi pendapatan asli daerah (PAD),” kata Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie, usai evaluasi keempat perusahaan tersebut di Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, kemarin.

Walau akhirnya setoran deviden sudah tidak lagi nihil, kata Haris, Pemprov Kalsel tetap tidak puas dengan kinerja dari empat perusahaan milik daerah itu.

“Jika manajemennya masih jelek, maka dipastikan perombakan (manajemen perusahaan) akan ditempuh Pemprov Kalsel selaku pemegang sahamnya,” tegasnya.

Dirinya juga memastikan Pemprov Kalsel akan mengambil langkah pembinaan untuk BUMD terkait agar bisa memberikan kontribusi yang optimal dan terukur. (ykw/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan