oleh

Ketum Serikat Islam Imbau Caleg agar Siap Kalah dan Menang

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2013-2015 lalu, Hamdan Zoelva menilai, menjelang Pemilu Legislatif 20190 (Pileg) saat ini, suhu politik di daerah khususnya di Kalsel mulai bergejolak.

Hal ini diungkapkannya saat menjadi pembicara pada acara diskusi yang membahas tentang sejarah Serikat Islam sebagai organisasi pelopor perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia, yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai universitas yang ada di Banjarmasin di Gedung Kopertis Banjarmasin, Jumat (27/7).

Menurutnya, dalam setiap memasuki musim Pemilu, yang selalu menjadi masalah adalah pada penyelenggaranya.

“Karena itu yang paling pokok adalah mereka harus menjaga profesional dan integritas,” terang mantan ketua MK yang sekarang banyak ngajar di berbagai universitas ini.

Dikatakannya, apabila penyelenggaraan Pileg memiliki profesionalisme dan integritas, maka bisa dikatakan pemilu akan damai. “Jika dua komponen ini dimiliki, maka sudah pasti Pemilu akan adem-adem saja,” katanya.

Pada kesempatan itu, Hamdan juga mengimbau untuk para calon yang berlaga di panggung Pileg 2019 akan datang, agar dalam meraih suatu kemenangan, hendaklah jangan menghalalkan berbagai cara. “Karena itu merusak demokrasi dan merusak rakyat,” imbaunya.

Sebaliknya, bagi caleg yang kalah, Ketua Umum Serikat Islam Indonesia ini mengharapkan, agar selalu bisa menerima kekalahannya dengan legowo.(leo/dny)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: