Tak Berkategori  

Kelelahan Lalu Mengantuk, Mahasiswa Uniska Banjarbaru Jatuh dari Lantai 4

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Suasana perkuliahan di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA) Banjarbaru mendadak heboh, karena salah satu mahasiswa terjatuh dari gedung lantai 4 ke atap bangunan yang ada di bawahnya, Senin (15/10/2018).

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA, diketahui korban merupakan mahasiswa dari jurusan Teknik Sipil semester 1 bernama Paksi Tama Wira Satya (19) yang beralamat di Jalan Dukuh Permai Komplek Griya Bersama RT 1 RW 2 Kelurahan Sungai Ulin, Banjarbaru.

Atas kejadian tersebut, suasana kampus langsung heboh. Menurut salah satu Staf Uniska Iqro, saat itu ia berada di lantai 2 bangunan kampus yang digunakan sebagai perkuliahan.

“Saya saat berada di lantai dua tiba-tiba mendengar suara jatuh. Pas saya lihat, ternyata mahasiswa yang jatuh,” katanya.

Lalu para staf dibantu mahasiswa lain mengangkat korban untuk dibawa ke salah satu ruang untuk memeriksa keadaan korban.

“Waktu diangkat tidak sadar dia, pas mau dibawa ke Rumah Sakit korban sadar. Saat diangkat itu tidak ada luka dari korban,” ujarnya.

Saat kejadian pun, tidak ada saksi atau teman sekampusnya yang berada didekatnya.

“Kata mahasiswa lain, korban sendiri duduk sambil menunggu waktu perkuliahannya,” ungkapnya.

Kemudian, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru oleh unit PMI Kabupaten Banjar untuk memeriksa keadaan korban.

Semantara itu, Kepala UPT Uniska Banjarbaru Muhammad Ilmi yang langsung mendampingi korban ke Rumah Sakit menjelaskan, penyebab terjatuhnya Paksi dikarenakan korban mengalami kelelahan sehabis mengikuti kegiatan kampus di Kiram Kabupaten Banjar.

“Jadi korban baru datang ke rumah pada malam hari sehabis acara Mahasiswa Baru Teknik Sipil 3 hari 2 malam di Kiram. Lalu paginya dia nganter adiknya ke SMAN 2 Banjarbaru, lalu balik lagi ke rumah untuk istirahat sejenak. Kemudian berangkat lagi ke kampus karena jadwal kuliah pagi,” terangnya.

Muhammad Ilmi mengatakan bahwa korban saat itu datang lebih cepat dari waktu perkuliahan yang sudah ditetapkan.

“Sambil menunggu waktu jam kuliah, dia ini santai duduk di balkon sendiri. Rupanya ngantuk, lalu jatuh ke mengenai kanopi baru meluncur ke atap bangunan,” jelasnya.

Hasil dari pemeriksaan, disebutkan Ilmi bahwa korban tidak mengalami luka dalam. Hanya memar di bagian punggung hingga pinggang.

“Hasil ronsen aman, tidak ada luka dalam ataupun patah. Cuman memar saja,” katanya.(maf/ana)