Kegiatan MBL Terus Berlanjut

BANJARBARU,KORANBANJAR.NET – Kegiatan Minggu Babarasih Landasan Ulin (MBL) yang diprogramkan semenjak Nadjmi Adhani dulunya menjabat sebagai Camat Landasan Ulin, ternyata terus berlanjut sampai sekarang. Ini diketahui Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan saat menghadiri kegiatan kerja bakti MBL tahun 2019, Minggu (28/4/2019).

Kegiatan tersebut bertempat di Jalan Kasturi I Rt 33/07 Kelurahan Syamsuddin Noor Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Camat Landasan Ulin Drs H Abdul Malik MSi mengucapkan selamat datang kepada Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan dan Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru Hj Eny Apriyati Darmawan Jaya di Jalan Kasturi I RT 33/07 Kelurahan Syamsuddin Noor Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru yang hadir di lokasi kegiatan.

“Lokasi ini mewakili provinsi ditingkat nasional untuk PHBS. MBL merupakan salah satu agenda rutin dari Kecamatan Landasan Ulin,” ucapnya.

Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan MBL telah dilakukan rutin oleh H Nadjmi Adhani ketika masih menjadi Camat Landasan Ulin, namun sampai sekarang MBL terus dilaksanakan di Kecamatan Landasan Ulin.

“Aksi ini merupakan implementasi dari salah satu program perubahan Pemerintah Kota Banjarbaru, yaitu menciptakan Banjarbaru menjadi tempat hunian yang indah, aman dan nyaman. Untuk itu, diperlukan kesadaran semua pihak akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan di sekitar kita. Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk di dalamnya, debu, sampah, dan bau,” ujarnya.

Untuk masalah kebersihan lingkungan memang selalu menjadi perdebatan dan masalah berkembang. Kasus-kasus menyangkut masalah kebersihan lingkungan di indonesia setiap tahunnya terus meningkat. Kebersihan lingkungan yang tidak kondusif tentunya dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan seperti masalah diare, penyakit kulit, penyakit usus, penyakit pernafasan dan penyakit lain disebabkan oleh tercemarnya air, tanah dan udara karena sampah.

“Maka dari itu,sejak kecil kita sudah diajarkan untuk menjaga kebersihan, mulai dari menjaga kebersihan diri, menjaga kebersihan rumah, menjaga kebersihan sekolah, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” katanya.

Meskipun pemerintah sudah menyiapkan segala sesuatu yang dapat menunjang kebersihan kota, namun bila dari masyarakat sendiri tidak mempunyai kesadaran atau kepedulian tentang kebersihan, maka kebersihan tidak akan teratasi dengan baik. Oleh karena itu, kita harus menanamkan rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

“Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita yang menjaga kebersihan siapa lagi,” sebutnya.

Jadi, bersih dan tidaknya Kota Banjarbaru ini tergantung dari kita, masyarakat Banjarbaru yang mendiaminya. Mari jaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan pembersihan lingkungan secara simultan, jangan sekali-sekali saja, atau pada peringatan hari besar tertentu.

“Tapi bisa kita jadikan agenda tetap agar lingkungan akan semakin asri, dan di sisi sosial, kebersamaan masyarakat akan menghasilkan sebuah kerjasama yang semakin bersinergis,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan peralatan kebersihan, serta santunan untuk anak yatim. Semoga dengan bantuan kebersihan ini dapat membuat kita semua untuk lebh tergerak manjaga kebersihan di lingkunan serta warga menjadi lebih semangat untuk mengikuti kegiatan babarasih. Dan santunan yang diberikan dapat bermanfaat untuk anak anak ku sekalian.

“Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan di Kota Banjarbaru. Ingatlah, kondisi lingkungan menunjukkan pribadi kita.Hal ini tentu harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan di sekitar kita dengan membiasakan pola hidup sehat,” ungkapnya.(maf/humaspemkobjb)

Read Previous

Bawaslu: Permintaan Rekomendasi Hitung Ulang Tabunganen Tak Kuat Hukum

Read Next

Perpisahan Bersama Taman Kanak-Kanak se Kota Banjarbaru Tahun 2019

Tinggalkan Balasan