Kebutuhan Bus Rapid Transit Banjarbakula Alami Peningkatan

- Tak Berkategori
  • Bagikan

Jumlah penumpang dan kebutuhan masyarakat terhadap Bus Rapid Transit (BRT) mulai meningkat. Kini, BRT Banjarbakula sudah yang memiliki satu koridor beroperasi, akan melakukan penambahan jumlah koridor.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Penambahan koridor ini, karena adanya peningkatan potensi jumlah penumpang dan kebutuhan masyarakat.

Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula akan menambah jumlah koridornya. Ada dua koridor yang akan ditambahkan, koridor 2 dari Km 17 arah Martapura lewat Jalan Trikora dan koridor 3 Km 6 Banjarmasin ke Handil Bakti akan dirilis tahun ini.

Koridor 1 yang sudah jalan, Banjarmasin -Banjarbaru melewati Jalan Ahmad Yani Gambut, Kabupaten Banjar.

“BRT merupakan program dari pemerintah daerah, dibantu program pemerintah pusat yang bernama Buy The Service,” ucap Sekretaris Dinas Perhubungan Kalsel, Mirhansyah.

Dijelaskan, BRT Banjarbakuaka mempunyai 5 koridor. Koridor 1 Banjarmasin – Banjarbaru melewati Gambut, Koridor Km 17 arah Martapura lewat Jalan Trikora, koridor 3 dari Km 6 Banjarmasin ke Handil Bakti, Koridor 4 dari Km 17 ke Trisakti lewat Jalan Gubernur Subarjo, dan Koridor 5 dari terminal Gambut Barakat ke Tanah Laut lewat Jalan Bentok.

BACA JUGA ; Dishub Akan Pantau Semua Jalur Moda Transportasi di Kotabaru

“Yang beraktivitas hanya koridor 1. Untuk keperluan bus seharusnya mencapai 38 armada, namun yang ada dan berjalan hanya 9 bus, ditambah 2 yang melayani Bandara Syamsudin Noor,” jelasnya.

Meningkatnya pelayanan transportasi, waktu tunggu penumpang semakin singkat, karena banyak masyarakat menggunakan BRT.

Mirhan mengungkapkan, Kementerian Perhubungan juga siap memberikan bantuan bus untuk koridor dua dan tiga.

“Kemungkinan armadanya akan sama, BRT se Indonesia sama,” katanya.

BACA JUGA ; Pemerintah Larang Semua Moda Transportasi Beroperasi Selama Mudik Ditiadakan

Perlu diketahui, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, meluncurkan program Buy The Service pada 2020.

Program Buy The Service, merupakan sebuah konsep pembelian layanan dengan pemerintah tak hanya bus, tapi subsidi bagi para penggunanya.

“Berapa bus yang akan diberikan nanti, dimaksimalkan untuk koridor yang direncanakan,” ujarnya.

BACA JUGA ; 8 Pilihan Transportasi Umum di Kalsel Bagi Wisatawan

Ke depan, direncanakan juga BRT koridor arah Hulu Sungai, namun menunggu peningkatan warga terlebih dahulu.

“Tidak ada perbedaan dengan daerah lain, namun melihat aktivitas kenaikan kebutuhan warga dulu,” tutupnya.(maf/sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *