oleh

Kebijakan Work From Home, Dewan Pastikan Pasokan Pembangkit Listrik Di Kalsel Cukup

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Dalam mengahadapi penyebaran wabah Korona pemerintah mengeluarkan kebijakan berupa himbauan bekerja di rumah (work from home) atau mengurangi hubungan sosial di masyarakat yang disebut Sosial Distancing (menjaga jarak).

Jika semua pekerjaan dilakukan di rumah, otomatis kebutuhan masyarakat terhadap listrik semakin meningkat. Oleh karenanya, Dewan Kota Banjarmasin (DPRD Kota Banjarmasin) dalam hal ini Komisi III memastikan pasokan listrik di Kota Banjarmasin tersedia dengan baik.

“Karena adanya virus Korona ini, menimbulkan kebijakan bekerja di rumah, tentu kami ingin memastikan aliran listrik yang baik, kontinyu, baik dan sebagainya, itu akan kita pastikan bagaimana PLN menghandle situasi seperti ini,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini kepada wartawan, usai menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT PLN cabang Banjarmasin di Kantor PT PLN di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Selasa (24/3/2020).

Bukan hanya itu, Isnaini juga menegaskan, PLN harus mempersiapkan pasokan yang cukup dalam menghadapi bulan Ramadan.

“Seperti apa yang disampaikan Pimpinan PT PLN tadi, mereka sudah mempunyai saving 325 Mega Watt, tentunya sangat cukup mensuplai listrik se Kota Banjarmasin, terlebih-lebih dalam menghadapi Ramadan,” terangnya.

Direktur PT PLN Banjarmasin III, Basuki Rahmat kepada media juga mengatakan sistem pembangkitan PLN Banjarmasin sudah surplus (melebihi), dan sudah terkoneksi di Kalimantan Tengah, Timur dan Selatan.

“Pokoknya, sistem kita kalau itung-itungan sudah surplus, doakan saja Insa Allah semua sudah disiapkan terkhusus menjelang Ramadan,” kata Basuki.

Terkait penanganan wabah Korona, Basuki menjelaskan sudah menerima edaran dari kantor pusat, bagaimana kesiapan PT PLN Banjarmasin Kalimantan Selatan dalam menghadapinya.

“Pada intinya, petugas dan peralatan kami sudah disiapkan dalam 24 jam,” tandasnya.(yon)

Komentar