Kebersihan Objek Wisata Riam Bajandik hanya dari Swadaya Masyarakat

Para pengunjung sedang menikmati segarnya air sungai dari pegunungan Meratus di Riam Bajandik, Desa Haliau, HST. (foto: muhammad ramli 2019/koranbanjar.net)

HST, KORANBANJAR.NET – Bersih dan asri. Itulah kesan yang tergambar di kawasan objek wisata Riam Bajandik, Desa Haliau, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah ( HST). Namun siapa sangka, ternyata kebersihan serta keasrian kawasan wisata sungai dari pegunungan Meratus yang saat ini sedang difavoritkan itu hanya dikelola oleh swadaya masyarakat tanpa campur tangan pemerintah.

Hal itu dibenarkan salah satu warga setempat yang ikut mengelola objek wisata Riam Bajandik, Rifan. “Tempat wisata ini kami kelola dengan swadaya kami (masyarakat). Tidak ada urusannya dengan pemerintah kecamatan, apalagi kabupaten.” tegasnya, saat ditemui koranbanjar.net di Riam Bajandik, akhir pekan kemarin.

Hasil pungutan uang parkir kendaraan para pengunjung, kata Rifan, benar-benar mereka alokasikan untuk pengelolaan kawasan wisata Riam bajandik, seperti membuat spot berswafoto, pemeliharaan fasilitas, hingga observasi kawasan.

“Pungutan uang parkir kendaraan pengunjung Rp 5 ribu per motor, dan Rp 10 ribu untuk mobil,” ujarnya.

Pihak pengelola hanya memungut biaya parkir kendaran pengunjung dan tidak memungut biaya masuk kawasan wisata Riam Bajandik.

Rifan mengatakan pihaknya memang sengaja displin menjaga kebersihan kawasan wisata Riam Banjandik agar menimbulkan kesan yang nyaman bagi setiap pengunjung. “Setiap hari kami bersama kawan-kawan selalu membersihkan sampah-sampah di sini, makanya terlihat bersih,” katanya.

Bahkan, tambah Rifan, dalam waktu dekat pihaknya akan memasang sejumlah papan imbauan untuk mengingatkan para pengunung agar turut menjaga kebersihan kawasan Riam Bajandik.

Dari pantauan koranbanjar.net, selain Riam Bajandik, Desa Haliau juga memiliki destinasi wisata menarik lainnya yang letaknya saling berdekatan. Sebut saja objek wisata Pulau Mas, yang saat ini lagi hits. Kemudian sebelum memasuki kawasan Riam Bajandik, ada juga objek wisata alam Limbuhang Haliau, yang menawarkan eksotisnya kars khas Kalimantan. Limbuhang artinya gua.

Keindahan Limbuhang Haliau. (foto: muhammad ramli 2019/koranbanjar.net)

Tak jauh dari Limbuhang Haliau, ada juga waterpark dan outbound Baruh Bunga, yang dikelola secara pribadi oleh pemiliknya, seorang warga Barabai.

Selain waterpark dan outbound Baruh Bunga, semua destinasi wisata tersebut di atas merupakan objek wisata yang sepenuhnya dikelola oleh masyarakat setempat. (mdr/dny)

BeritaTerkait

BACA JUGA

No Content Available