BNN

Kebakaran Kalsel; Nenek Normah Terjebak Api, Terpanggang Hidup-hidup

  • Bagikan
Peristiwa kebakaran di Kandangan Hulu, Kabupaten HSS, Kalsel yang telah menelan satu korban terpanggang api hidup-hidup. (foto: BPBD HSS)
Peristiwa kebakaran di Kandangan Hulu, Kabupaten HSS, Kalsel yang telah menelan satu korban terpanggang api hidup-hidup. (foto: BPBD HSS)

Kebakaran hebat melanda Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan saat azan subuh berkumandang pada Selasa (5/10/2021) sekitar pukul 05.00 WITA. Peristiwa ini menelan satu korban, seorang nenek bernama Normah (80) terjebak api di dalam rumah hingga tewas karena terpanggang hidup-hidup.

KANDANGAN, koranbanjar.net – Kota Kandangan, Kabupaten HSS digegerkan suara sirene mobil BPK yang bersahutan. Api berkobar tepatnya di kawasan permukiman Kandangan Hulu.

Seorang warga perempuan, nenek Normah (80) terjebak dalam kobaran api hingga terpanggang hidup-hidup saat api meluluhlantakan rumahnya. Ketika itu Normah hanya sendirian di dalam rumah.

Kobaran api membuat puluhan unit BPK yang tergabung di kesatuan Kerukunan Pemadam Kkebakaran Hulu Sungai Selatan berdatangan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Relawan BPK berupaya membersihkan puing-puing bekas kebakaran di Kandangan, Kalsel. (foto: istimewa)
Relawan BPK berupaya membersihkan puing-puing bekas kebakaran di Kandangan, Kalsel. (foto: istimewa)

Informasi yang diperoleh koranbanjar.net, nenek Normah tinggal di rumah yang terbuat dari kayu. Sehingga api sangat cepat melumat rumah dan seisinya. Hampir  semua bangunan rumah menjadi arang, kecuali bagian depan rumah.

Menurut anggota BPK, Zainal, pihaknya sempat beberapa menit menghentikan penyemprotan air ke arah api, karena ada warga yang berteriak bahwa nenek Normah masih di dalam rumah. Kemudian relawan langsung bergerak, mencari keberadaan Normah. Tidak lama, Normah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kemudian segera dievakuasi.

“Jasad nenek Normah langsung dibawa ke RSUD H. Hasan Basri Kandangan dan di serahkan kepada keluarganya beliau,” kata Zainal.

Kebakaran yang menelan korban jiwa ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polres Hulu Sungai Selatan.(mj-41/sir)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 4 =