BNN

Karhutla: Kalsel Minta 10 Heli, Ini 3 Wilayah Prioritasnya

  • Bagikan
Ilustrasi heli water bombing. (Foto:Jatim Post)

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa hari terakhir kerap terjadi, ditambah cuaca yang cukup panas. Maka dari itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan (Kalsel) perlu mencari cara untuk mengantisipasi.

BANJARBARU, koranbanjar.net – Langkah yang diambil yaitu mengusulkan heli water bombing ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kita meminta 10 heli. (Tapi) Belum tau nanti dikasih berapa dari BNPB,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel, Sofyan, Senin (2/8/2021).

BACA:  Melalui Program YESS, Kementan Menggelar Pameran Pertanian di Banjarbaru

Kata dia, dari 10 usulan heli water bombing ada satu unit yang direncanakan akan tiba terlebih dulu. “Sudah datang satu unit di Lanud Sjamsudin Noor,” lanjutnya.

Dengan datangnya satu unit ini, maka sudah ada dua heli yang beroperasi di wilayah Kalsel. Satu unit yang lebih awal datang yakni heli patroli.

Saat ini, kondisi karhutla di Kalsel mulai muncul titik api atau hospot. Beruntung, dapat diatasi segera oleh satgas darat.

BACA:  Kementerian LHK RI Bekerjasama dengan ITTO, Kendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Mujiyat menjelaskan, ada beberapa titik yang sudah mulai sering terjadi karhutla yakni Guntung Damar, Mandastana dan Bati-Bati.

“Tiga wilayah itu jadi prioritas saat ini,” bebernya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku selalu berkoordinasi dengan BMKG terkait cuaca tahun ini, agar tau langkah yang diambil dalam mengendalikan karhutla tahun ini.

“Prediksi Juli sampai Desember masih terjadi hujan. Jadi, bisa meringankan beban kita tapi tetap fokus,” pungkasnya. (maf/ykw)

BACA:  PPKM Level 4 Diperpanjang, DPRD Banjarbaru Sebut Pemko Harus Evaluasi

 

(Visited 1 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 1 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *