oleh

“Kami Yang Memilih, Supaya Hidup Kami Lebih Baik”

BANJARBARU – Desa Batu Ampar merupakan salah satu desa yang terletak di pelosok Kawasan Cempaka Kota Banjarbaru. Di sana masih terdapat sejumlah masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan, bahkan dengan kondisi tempat tinggal yang tidak layak huni.

Penyisiran Koran Banjar, Jum’at (13/10), Desa Batu Ampar Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru adalah salah satu kampung yang bisa dibilang sangat memprihatinkan. Desa Batu Ampar memiliki 500 kelapa keluraga (KK), dan sebagian besar mayoritas bermata pencarian sebagai buruh tani dan berkebun karet.

Penghasilan warga pun tidak menentu karena musim penghujan seperti sekarang , terlebih harga karet yang semakin menurun. Setidaknya ada 2 rumah warga di sana yang rusak parah, salah satunya rumah Yanto (31), seorang pendulang emas.

“Kami sangat prihatin dengan keadaan rumah Yanto ini, tempat tinggalnya sudah sangat tidak layak untuk ditempati, ditambah hanya istri dan anaknya yang menenpati rumah ini. Karena pekerjaan Yanto yang jauh dari kampung ini, warga di sini pun sering juga memberikan zakat kepada Siti Aisyah(27) istri Yanto,” ujar Jainudin Ketua RT 028 Kampung Batu Ampar.

Benar saja, saat tiba di rumah Yanto terlihat kedaan rumah yang tidak layak ditempati, rumahnya terlihat sangat sempit dan kumuh, ditambah bangunan rumah yang hanya dibuat dari seng dan kayu bekas. Sedangkan bagian atapanya hanya dilapisi terpal daun kering, lebih parahnya lagi banyak rumah yang bolong.

“Apabila hujan kami mengungsi ke rumah tetangga, kerena terlalu banyak atap rumah kami yang berlubang,”ungkap Siti Aisyah. “Selain itu kami pun juga sangat terganggu dengan limbah kotoran yang disebabkan oleh saluran pembuangan yang datang dari belakang rumah dan mengarah ke rumah kami dan setiap hari kami mencium bau yang tidak sedap.

Harapan saya kepada Pemerintah agar bisa lebih memperhatikan rakyat kecil seperti kami. Kami yang memilih mereka (pada Pilkada), harapan hidup kami menjadi lebih baik, bukan malah seperti ini. Dsaya juga minta agar memberi solusi untuk mengatasi saluran pembungan yang ada di samping rumah kami,” imbuh Siti.(rif)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: