Kalsel Harus Kelola SDAnya Sendiri

oleh -93 views
Nanik S Deyang saat diskusi publik di Hotel Efa, Jalan A Yani Kilometer 7, Kertak Hanyar, Kamis (4/4). (far/koranbanjar.net)

BANJAR, KORANBANJAR.NET – Potensi sumber daya alam (SDA) melimpah di Kalsel yang saat ini dikelola pihak asing diharapkan dapat dipegang sendiri warga Kalsel.

Sekiranya itulah salah satu pesan yang disampaikan dalam buku berjudul “Paradoks Indonesia” tulisan Prabowo Subianto yang dibahas dalam sebuah diskusi publik yang digagas Lintas Relawan Prabowo-Sandi di Hotel Efa, Jalan A Yani Kilometer 7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kamis (4/4/2019).

Indonesia merupakan negara yang memiliki SDA melimpah dari segi sawit, batubara, rempah-rempah dan lainnya tetapi masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan karena pengelolanya bukan dari warga kita sendiri sehingga kekayaan mengalir keluar.

Salah seorang narasumber dalam diskusi tersebut, Surinto menyampaikan, seharusnya Kalsel dapat menjadi kota cerdas dan maju dengan SDAnya yang memungkinkan, tetapi sayang bangsanya sendiri tidak diizinkan untuk mengelolanya.

“Kenapa tidak diijinkan? Karena kita selalu dibodohi perusahaan asing yang bukan haknya untuk memimpin semua itu,” ujarnya.

Lebih parahnya lagi, sebut Surinto, Kalsel menyumbang banyak energi tetapi malah krisis energy karena kekayaan alam terutama batu baranya yang melimpah telah banyak dieksploitasi.

Narasumber lain, Nanik S Deyang mengatakan, warga Kalsel harus berubah, jangan mau lagi disetir orang luar. “Milik kita untuk kita, kita yang punya, kita yang pimpin. Jangan milik kita jadi milik orang lain dan punya kita dipimpin oleh pihak asing,” paparnya.

Acara diskusi yang dihadiri anggota DPRD, tim sukses BPN Prabowo-Sandi, tim kesatuan emak-emak  Prabowo-Sandi, Brigade 08, mahasiswa, dan sejumlah pejuang veteran tersebut dilaksanakan untuk menyadarkan masyarakat dan untuk lebih mengamankan SDA yang ada di Kalsel. (far/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan