oleh

Jurnalis Tanbu Dipanggil Bawaslu terkait Berita Netralitas Oknum ASN

Jurnalis aktualkalsel.com, Sukriansyah, dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanah Bumbu (Tanbu). Pemanggilan tersebut untuk klarifikasi pemberitaan yang memuat salah satu oknum aparatur sipil negara (ASN) setempat dengan dugaan pelanggaran netralitas pada Pilkada 2020.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Jurnalis senior sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) Aktual itu datang memenuhi panggilan Bawaslu Tanah Bumbu, Rabu (28/10/2020) malam.

“Barusan saya dimintai keterangan oleh Bawaslu terkait berita yang saya tulis di aktualkalsel.com,” ucapnya, Kamis (29/10/2020).

Dia mengatakan, pemberitaan yang ia tulis itu terkait oknum ASN setempat berinisial YSR, yang diduga melanggar netralitas ASN pada penyelengaraan tapahan Pilkada 2020. Saat ini oknum tersebut menjabat sebagai Kabag Perencanaan Keuangan di Sekretariat Daerah Tanah Bumbu.

Sukrie, begitu panggilan akrabnya, beralasan kedatangannya memenuhi panggilan Bawaslu pada malam hari lantaran ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Dia menceritakan, di Bawaslu Tanbu, ia menemui Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga ( PHL), Sakra Efendi. Kemudian ia diajukan sejumlah pertanyaan.

Diketahui, sebelumnya, Sukrie melihat unggahan di sebuah media sosial tentang oknum berinisial YSR memakai baju kaos hitam. Pada foto itu, oknum ASN tersebut sedang digandeng Rois, yang tak lain adik dari Syafruddin Maming (Cuncung) dan Mardani Maming. Mereka sambil mengangkat satu jari sebagai tanda dukungan.

Foto YSR memakai kaos hitam digandeng Rois yang beredar di media sosial. (Pengirim Foto: Agus Hasanudin)

Dalam foto itu, terlihat lambang nomor urut 1, yang merupakan nomor urut dari paslon Syafruddin Maming dan Muhammad Alpiya Rakhman pada Pilkada Tanah Bumbu. Tertulis juga dalam foto itu mereka siap memenangkan paslon tersebut.

Dari kabar yang diperoleh, YSR merupakan anak angkat dari Hadi Soesilo, sahabat Zairullah Azhar. Hadi merupakan pejabat di Pemprov Kalsel di masa Gubernur Sjachriel Darham. (ags/dny)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: