Jembatan Sungai Alalak Malah Timbulkan Macet, Ada Lahan Parkir, Pedagang pun Ramai Jualan

  • Bagikan
MACET- Kemacetan Jembatan Alalak di Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. (foto: tangkapan layar)
MACET- Kemacetan Jembatan Alalak di Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. (foto: tangkapan layar)

Ujicoba penggunaan Jembatan Sungai Alalak di Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan digadang-gadang bisa mengurai kemacetan lalulintas. Sayangnya, setelah jembatan yang viral disebut Jembatan Basit ini malah menimbulkan kemacetan baru.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Kemacetan di Jembatan Sungai Alalak dirasakan sejumlah pengendara asal Handil Bakti, Selasa (05/10/2021) malam.

Kemacetan terjadi berasal dari rasa penasaran masyarakat yang ingin melihat jembatan tersebut, sehingga memenuhi bagian bahu jalan Berangas Barat.

Kemacetan di Jembatan Sungai Alalak juga disebabkan banyak pengguna jalan yang sedang pulang kerja dari arah Kayutangi menuju Handil Bakti. Selain padat dengan pengendara roda 2, juga penuh dengan roda 4. Para pengemudi roda empat sengaja memperlambat laju mobil, sambil merekam suasana di atas jembatan Sungai Alalak.

Tak sedikit pengendara roda 4 yang memutar balik kendaraan mereka agar tidak terjebak macet.

Banyaknya pengunjung Jembatan Sungai Alalak menjadi peluang usaha bagi para pedagang untuk mangkal berjualan di lokasi seperti ‘Pasar Dadakan’, sehingga memperparah kemacetan.

Menurut salah satu pengunjung, Gofar (46), dia tidak menyangka suasana di Jembatan Sungai Alalak sangat ramai. “Saya mengira setelah berlangsung lama pembukaan ini akan lebih sedikit, ternyata tidak,” paparnya.

Hal senada juga dikatakan pengunjung lain, Ahmad (30). “Jembatannya bagus, tapi sayangnya di turunan jembatan ini jadi lahan parkir, saya keluar dari Desa Berangas Timur sedikit terganggu, karena ada lahan parkir, ” katanya.(mj-39/sir)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *