BNN

Jembatan Alalak, Banyak Warga Langgar Protokol Kesehatan

  • Bagikan
Beginilah suasana di kawasan Jembatan Alalak, Sabtu (2/10/2021) malam. (Foto: yandha/koranbanjar.net)

Dalam masa pandemik saat ini, masih banyak warga Kota Banjarmasin yang tidak mengikuti dan melanggar protokol kesehatan, seperti halnya yang sekarang ini lagi ramai dikunjungi warga Kota Banjarmasin, Jembatan Alalak di Jalan Sungai Lumbah, Kelurahan Alalak Utara, Kabupaten Barito Kuala.

BANJARMASIN,koranbanjar.net – Terlihat di kawasan Jembatan baru Sungai Alalak banyak warga yang tidak mengikuti anjuran Pemerintah Kota Banjarmasin, dengan tidak melakukan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan juga kerumunan di atas jembatan tersebut.

Warga Kota Banjarmasin saat ini masih dalam masa pendemik Covid-19, dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level II harus tetap dijalankan sesuai dengan anjuran protokol kesehatan dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

Disetiap titik wilayah di Kota Banjarmasin, masih banyak terlihat petugas Covid-19 melakukan pemeriksaan warga Banjarmasin yang melanggar protokol kesehatan, seperti halnya di Bundaran Air Mancur Jalan Brigjen H.Hasan Basri, Kelurahan Pengeran, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

Namun, banyaknya kerumunan warga Banjarmasin yang pergi untuk melihat langsung Jembatan Baru Sungai Alalak, penghubung antara Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Tengah ini semakin hari semakin ramai didatangi oleh warga.

Dari pantauan awak media koranbanjar.net di lapangan, pada Sabtu (02/10/2021) malam, terlihat banyak warga yang tidak mengikuti anjuran pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan, masker,  menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Pengunjung, Irwan (33) Warga Jalan Handil Bakti, Kabupaten Batola ini mengatakan, ramainya susasana di atas Jembatan Baru Sungai Alalak ini tidak sama sekali ingat engan protokol kesehatan yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami menggunakan masker, apalagi melihat banyak orang berkerumun bukan hanya saya sekeluarga, tapi banyak juga lainnya,” tutur dia, ditemui di kawasan Jembatan Alalak. (myr/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − fifteen =