oleh

Jam Operasional Heli Water Boombing Berakhir, Hot Spot Masih Bermunculan

BANJARBARU, koranbanjar.net – Kini, satuan tugas udara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) kehilangan water boombing. Dikarenakan, batasan tanggal operasional yang sudah habis sejak 22 Oktober 2019.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) Wahyuddin menyatakan hal tersebut.

“Kontrak heli water boombing sudah habis. Walaupun sekarang masih ada heli patroli pun untuk apa jika tak ada heli water boombing,”ungkapnya kepada koranbanjar.net saat ditemui di kantornya, Rabu (23/10/2019) siang.

Dijelaskannya, pihaknya sudah berusaha mengajukan perpanjangan jam operasional water boombing ke BNPB namun hingga kini belum ada tanggapan lebih lanjut.

“Jika nantinya, tak dikabulkan pengajuan ini terpaksa kita harus meminta bantuan heli water boombing dari Kalteng dan Kalbar agar bisa digeser beberapa ke Kalsel. Memang sih ini waktunya tanggung hampir masuk ke musim penghujan, tapi hotspot kita saja jika dilihat sampai hari ini masih ada sebanyak 103 titik api (hot spot). Semoga ada pertimbangan,”harapnya.

Menurutnya, di Kalimantan Barat saat ini sudah aman tak ada kebakaran lahan kembali.”Sedangkan yang masih ada di sini, sebelum peralihan musim ini yakni Kalsel dan Kalteng. Jika ada diperpanjang untuk heli water boombing kan enak, ada perkuatan bagi satgas udara,”pungkasnya. (ykw/maf)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: