Jalan Tani Alimamar Malah Menggunakan Tanah Hibah Masyarakat

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Pembakal Desa Alimamar, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Syahriansyah mengaku pembangunan jalan tani di desanya RT 3 mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.

“Sampai-sampai masyarakat dengan sukarela menghibahkan tanah milik mereka, karena pembangunan jalan tersebut memang sangat berguna bagi mereka,” ungkap Syahrian kepada koranbanjar.net, Selasa (1//5), siang tadi.

Syahriansyah juga mengatakan, sebelum jalan tersebut dibangun, hanya jalan setapak. Kemudian setelah dibangunkan jalan tani yang lebih bagus menggunakan Dana Desa membuat masyarakat merasa nyaman untuk pergi ke sawah mereka.

Dia menambahkan, saat aparat desa meminta izin kepada pemilik tanah untuk pembangunan jalan tersebut, pihak pemilik tanah sangat setuju.

 “Walau bapak tidak meminta izin kepada kami tentu tidak apa-apa, karena kami sangat senang dengan dibangunkan akses jalan ini untuk kami,” kata Syhrian menirukan ucapan warganya.

“Kemaren jalan tersebut sangat kecil, jadi kami bangunkan dengan lebar dua meter dengan panjang tiga ratus tujuh puluh meter dengan bentuk beton,” tutur Syahrian.

Selain pembangunan akses jalan tani, Pembakal Alimamar ini juga membangunkan jembatan sebanyak 3 buah yang menjadi akses penting untuk penghubung antar RT.

Jembatan tersebut, menurut Syahrian terlihat tidak layak lagi karena hanya terbuat dari kayu, jadi ke depan dibangunkan berupa beton atau besi.

“Setelah selesai pembangunan jalan tani ini, kami akan membangun atau lebih tepatnya memperbaiki akses penyeberangan yang ada di tiga RT kami, di antaranya RT satu, RT dua dan RT tiga yang saling menghubungkan, jika tidak diperbaiki tahuni ini, mungkin tidak bisa dilewati,” ucapnya.

Bahkan tidak hanya itu, untuk memenuhi pasokan air bagi warganya, Syahrian juga berniat membangunkan sumur bor beserta dengan tandon di RT 3.(sen/sir)