Jago Merah Mengamuk, Rumah Ancuk di Padang Batung Ludes Terbakar

  • Bagikan
Rumah Ancuk ludes terbakar diamuk si jago merah. (Sumber Foto: relawan Grup Rescue HSS)
Rumah Ancuk ludes terbakar diamuk si jago merah, Senin (5/4/2021) malam. (Sumber Foto: relawan Grup Rescue HSS)

Warga Desa Pandulangan, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dihebohkan amukan jago merah yang membakar rumah tinggal milik Samlan alias Ancuk (61 tahun) pada Senin (5/4/2021) malam.

HULUSUNGAISELATAN, koranbanjar.net – Informasi yang diterima tim relawan, kurang lebih sekitar pukul 19.45 Wita kobaran api sudah membesar di rumah Ancuk, Desa Pandulangan atau Tanayung Dalam RT 04 RW II, Kecamatan Padang Batung.

Mengetahui musibah itu, masyarakat setempat bersama kerukunan Badan Pemadam Kebakaran (BPK), Damkar, BPBD, Tagana HSS, TNI-Polri bergegas memadamkan kobaran api.

Sekitar pukul 20.10 Wita, api berhasil dipadamkan tim relawan gabungan Kabupaten HSS.

Tim gabungan melakukan pendataan korban kebakaran satu buah rumah di Kecamatan Padang Batung. (Sumber foto : untuk koranbanjar.net)
Tim gabungan melakukan pendataan korban kebakaran satu buah rumah di Kecamatan Padang Batung. (Sumber foto : untuk koranbanjar.net)0

Namun, sayangnya rumah Ancuk dipastikan 100 persen ludes terbakar diamuk si jago merah.

“Sementara, kebakaran diduga dari hubungan pendek arus listrik,” kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP dan Damkar) HSS, Iwan Friady melalui Kabid Damkar, Nur Abdi Kesuma Jaya.

Menurut laporan, Nur Abdi menjelaskan bahwa saat musibah kebakaran terjadi korban atas nama Ancuk sedang pergi dan tidak ada di rumah berukuran 3×4 meter yang ditinggalinya.

Sedangkan aktivitas keseharian Ancuk, merupakan petani yang juga buruh harian lepas.

“Setelah kami data, korban sementara mengungsi ke rumah keluarga,” lanjutnya.

Nur Abdi Kesuma Jaya mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten HSS, agar selalu waspada terhadap bahaya kebakaran.

“Jika ingin pergi meninggalkan rumah, harap periksa kembali aliran listrik yang masih menyala,” jelasnya.

Kemudian, pastikan kompor atau peralatan lain yang penyebab terjadinya kebakaran sudah diamankan ketika ingin beristirahat. (syn/dya)

NEWS STORY
Editor: Hairiyadi SSos
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *