oleh

IPTU Jarkasi Sebut Kabupaten Banjar Jalur Strategis Peredaran Narkoba, Begini Pesannya

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Letak geografis Kabupaten Banjar yang begitu luas ditambah banyaknya kabupaten dan kota yang berbatasan langsung dengan kabupaten yang memiliki kota berjuluk Serambi Mekkah ini, membuatnya rentan akan peredaran narkoba.

Itu dijelaskan Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kasat Res Narkoba IPTU Achmad Jarkasi. Menurutnya, Kabupaten banjar selama ini dijadikan jalur transaksi strategis oleh pengedar narkoba.

“Kabupaten Banjar menjadi rawan akan narkoba disebabkan oleh letak geografis yang cukup luas dan jumlah angka penduduk yang lumayan tinggi. Selain itu berbatasan langsung dengan beberapa kabupaten dan kota menyebabkan Kabupaten Banjar menjadi jalur peredaran narkoba antar wilayah,” tutur Jarkasi kepada koranbanjar.net, Selasa (30/4/2019).

Terkait wilayah mana di Kabupaten Banjar yang rawan diedarkan narkoba, Jakasi enggan mengomentari hal itu. Ia menilai semua wilayah tanpa terkecuali desa terpencil perlu diwaspadai dan tidak berfokus kepada sebagian wilayah.

Jarkasi kemudian mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banjar, untuk menghidari semua jenis narkoba, baik penggunaannya maupun memilikinya, dan turut serta dalam pemberantasannya.

“Mari kita bekerja sama dalam pemberantasan narkoba. Jika ada keluarga maupun saudara yang menjadi salah satu korban penyalahguna narkoba segera laporkan ke kami untuk sesegeranya diberikan proses pengobatan atau rehabilitasi,” imbaunya. (fia/dra)

Komentar

Berita Terkini