oleh

IPKM Kalsel Naik Dengan IPM Kategori Tinggi

 

BANJARBARU, koranbanjar.net – Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) Kalsel naik, dari posisi 31 menjadi posisi 24. Karena angka stunting turun, dari 44,14 persen di tahun 2013 menjadi 33,08 persen di tahun 2018.

Selain itu, untuk pertama kalinya indeks pembangunan manusia (IPM) Kalsel diatas 71 dengan kategori tinggi.

“Peningkatan IPM ini, mencerminkan keberhasilan kita dalam membangun sektor kesehatan yang telah diraih,” ujar Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Senin (9/3/2020), saat menghadiri rapat kerja kesehatan daerah (Rakerkesda) Kalsel tahun 2020, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin.

Menurutnya, pembangunan kesehatan merupakan sektor yang sangat penting untuk mendapat perhatian bersama.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan, berkaitan dengan banyak hal. Mulai dari kesejahteraan, produktifitas kerja, hingga menentukan pencapaian IPM sebagai indikator kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” kata dia.

Paman birin, sapaan akrabnya. Orang nomor satu di Kalsel itu, menuturkan meski capaian pembangunan kesehatan di daerah sudah cukup baik, tapi tetap harus ditingkatkan.

“Semoga semua pemangku kepentingan dibidang kesehatan. Terus memelihara, memperhatikan. dan meningkatkan keberhasilan,” harapnya. (ykw/maf)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: