MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Jumlah TK PAUD di Kabupaten Banjar mencapai sekitar 854 buah, sementara anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar untuk insentif para guru TK Paud sangat terbatas. Hal itu menyebabkan banyak guru Paud yang belum mendapatkan insentif yang sesuai standar.
Demikian diutarakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, H. Gusti Ruspan Noor, SE, dalam sambutan di acara HUT IGTKI, Kamis (6/4) tadi.
Gusti Ruspan Noor, SE juga menambahkan, jumlah guru TK Paud Negeri hanya 130 orang, selebihnya guru TK Paud dibiayai dari sumbangan masyarakat dan organisasi.
“Jadi masih banyak guru TK yang masih belum negeri, kalau dari kami ingin sekali mereka mendapatkan insentif yang cukup dan dapat menopang hidup mereka, namun Kabupaten Banjar belum bisa memenuhi insentif yang memenuhi harapan,” ujar Ruspan.
Ruspan kembali menegaskan, pihaknya sudah melakukan upaya, namun anggaran belanja daerah belum memadai. Meski demikian, dia mengimbau kepada para guru Paud untuk menginstrospeksi diri, apa yang sudah mereka lakukan saat ini untuk pendidikan, dan apa yang mereka ingin capai ke depan.
“Kita mengharapakan kepada guru-guru kita istiqomah dalam megajar, supaya anak didik memiliki karakter, baik karakter keagamaan maupun kebangsaan,” pungkas Ruspan.
Sementara itu, terkait dengan gaji guru TK Paud, Ketua IGTKI Kabupaten Banjar, Satnah S,Pd M.PD menyebutkan, gaji yang diterima guru TK Paud hanya Rp350 ribu / per orang. Itu pun diterima per tiga bulan sekali.(sen)