Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Inilah Potret Wanita Pemberi Sate Sianida yang Habisi Bocah 10 Tahun

- Tak Berkategori
  • Bagikan

Seorang wanita, pelaku yang salah sasaran memberikan sate sianida (beracun) kepada seorang bocah 10 tahun hingga tewas yakni, Nani Apriliani Nurjaman alias NAN, berhasil diamankan Kepolisian Resor Bantul.

JABAR, koranbanjar.net – Wanita asal Majalengka, Jawa Barat, telah menjadi terduga pelaku pemberi sate sianida yang menewaskan anak driver ojek online berinisial NFP (10).

Nani nekat membubuhkan Kalium Sianida ke bumbu sate karena ditinggal menikah oleh pria yang dicintainya.

Beberapa potret lawas Nani beredar di media sosial dan ramai menjadi perbincangan publik.

Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @manaberita. Dalam unggahannya, ada beberapa foto diduga Nani sebelum tertangkap.

Ia sempat berfoto memamerkan beberapa tusuk sate ke arah kamera. Selain itu, ada pula foto-foto Nani sedang melakukan swafoto di dalam salon kecantikan tempat ia bekerja.

Dari penyelidikan kepolisian, Nani sudah merencanakan aksinya sejak tiga bulan lalu. Ia menarget pria berinisial T karena sakit hati ditinggal menikah.

Namun tak disangka, sate beracun sianida yang dititipkan kepada driver ojol justru ditolak oleh keluarga T.

Sate tersebut justru dimakan oleh keluarga driver ojol bernama Bandiman hingga menewaskan NFP dan membuat sang ibu harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Target berinisial T sendiri merupakan seorang polisi. Hal tersebut dibenarkan Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja

Timbul mengatakan, target sasaran penerima sate beracun jenis c ini memang bertugas di Polresta Jogja. Tomi bertugas di Polresta Jogja dengan pangkat Aiptu.

Keduanya sempat menjalin hubungan dekat jauh sebelum T menikah dengan wanita lain

Nani diketahui membeli racun sianida pada Maret lalu melalui toko online Shopee.

“Dari riwayat pembeliannya dibeli pada Maret lalu. Total harga Rp224 ribu,” kata Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono sambil menunjukkan tangkapan layar riwayat pembelian racun sianida kepada wartawan.

Akibat perbuatannya, Nani dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Nani Aprilliani diancam hukuman penjara 20 tahun bahkan bisa seumur hidup.”Ancamannya bisa 20 tahun penjara, bisa juga seumur hidupnya,” terang Wachyu.(suara.com)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *