Inilah Alasan Disdukcapil HSS Musnahkan 7.860 KTP Elektronik

KANDANGAN,KORANBANJAR.NET- Menindaklanjuti surat edaran dari Kemendagri Nomor 470.13/1176/SJ tahun 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Hulu Sungai Selatan melakukan pemusnahan sebanyak 7.860 keping KTP elektronik rusak atau invalid di halaman kantor Disdukcapil Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Senin (17/12/2018) pukul 02.30 Wita.

Kegiatan pemusnahan KTP elektronik invalid atau rusak itu dilakukan dengan cara dibakar yang dihadiri Pjs. Sekda HSS dan disaksikan Kapolsek Kandangan, Satpol PP, serta Inspektorat.

Dalam sambutan, Kepala Dinas Dukcapil, H. Suriani S,Sos,. M,Ap mengatakan bahwa sebelum ini pihaknya menerima surat edaran dari Kemendagri tersebut lewat aplikasi chat WhatsApp pada 13 Desember langsung oleh Dirjen Dukcapil.

Surat edaran tersebut memerintahkan untuk segera memusnahkan langsung dengan cara dibakar KTP elektronik yang invalid,  rusak atau ganti data.

Ia menambahkan, sebelumnya KTP elektronik invalid atau rusak tersebut dinyatakan sebagai dokumen negara jadi harus disimpan, dipotong atau dilubangi di pojok kiri dan dikumpulkan ke Provinsi untuk diserahkan ke Dirjen Dukcapil. “Saat proses pengiriman itulah timbul kasus tercecernya KTP elektronik yang heboh diberitakan di mana-mana”, ungkapnya.

“Ternyata setelah beberapa pertimbangan dalam kondisi dan situasi maka keluarlah surat edaran untuk dilakukan pemusnahan itu,” tambahnya.

Di akhir acara Kepala Dinas Dukcapil, H. Suriani S,Sos., M,Ap kepada wartawan koranbanjar.net memberikan keterangan bahwa proses pengumpulan KTP elektronik tersebut dilakukan sejak bulan Juni atau setelah Pilkada Serentak 2018 dan disimpan di ruangan khusus.

“Jadi semua KTP yang dikumpulkan karena penggantian data, invalid atau rusak sejak bulan Juni sampai sekarang itu yang dibakar hari ini, sedangkan KTP yang dikumpulkan di bulan sebelum Pilkada itu sudah dikumpulkan ke Dirjen Dukcapil,” jelasnya.

Jumlah KTP yang dilakukan pemusnahan adalah 7.860 keping KTP invalid atau rusak, “Sampai jam ini ada masuk data baru kami melakukan penghitungan ya itu jumlahnya, sedangkan pukul 09.00 tadi kita menghitung jumlahnya adalah 7.805 keping sebelum ada tambahan karena ada yang baru sekarang melakukan ganti KTP,” terangnya saat disinggung mengenai jumlah KTP yang dimusnahkan. (mj-025/sir)