oleh

Indeks Pembangunan Pemuda Di Kalsel Buruk

BANJARMASIN, Koranbanjar.net – Anggota DPRD Kalsel H. M Lutfi Saifuddin menyebut indeks pembangunan pemuda di Kalsel sangat terpuruk, yakni di urutan 31 dari 33 provinsi se Indonesia.

“Untuk pulau Kalimantan paling buruk dalam pembangunan kepemudaan,” ujarnya saat ditemui usai acara Dialog Kebangsaan di Gedung Mahligai Banjarmasin, Jumat (5/10/2019).

Menekan hal tersebut, ia mengatakan terus berupaya melahirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang penyelenggaraan kepemudaan, agar Indek Pembangunan Pemuda (IPP) di Kalsel lebih baik lagi.

“Harapannya kami dengan adanya Perda ini nanti, bisa menambah kepastian bagi pemerintah provinsi untuk bisa terus membantu, mendukung, mengayomi kegiatan kepemudaan di Kalsel,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Banjarmasin Sukrowardi menjelaskan,
jika melihat dari segi intelektual, maupun dari segi prestasi, menurutnya masih banyak mesti diperbaiki.

“Dilihat dari segi kreatifitasnya saya yakin generasi muda Kalsel sudah sangat kreatif, terbukti pada hari ini mereka mampu mendeklarasikan tentang eksistensi pemuda dengan mengundang beberapa tokoh nasional, untuk membahas kebangsaan dan itu merupakan kreatifitas pola pikir mereka. Hari ini, saya juga berkomitmen untuk membangun Banua, dengan meningkatkan kreatifitas daripada pemuda itu sendiri,” terangnya.

Ia mengharapkan, dilantiknya ketua baru nantinya akan menambah mitra atau power di Banjarmasin, di bidang kepemudaan. Dimana, nanti bisa menjadi mitra DPRD Banjarmasin untuk mengawal maupun membangun kota seribu sungai.

“Sudah sangat berusia tua Banjarmasin, mari kita kawal supaya cita-cita luhur pendiri Banjarmasin bisa terwujud dengan kota religi, tentu dengan dikawal pemuda Muhammadiyah islaminya, agar mampu menjadikan masjid itu sebagai aktivitas dalam berorganisasi,” pungkasnya. (ags/dra)

Komentar

Berita Terkini