oleh

IGD RSUD Brigjen H Hasan Basry Tutup Sementara, Nakes Terpapar Covid-19

Pihak Rumah Sakit Umum (RSUD) Brigjen H Hasan Basry Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) hari ini secara mengejutkan menutup layanan fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hal tersebut dikarenakan tenaga kesehatan (nakes) disana terpapar Virus Corona (Covid-19), Kamis (11/6/2020).

KANDANGAN, KoranBanjar.net – Direktur RSUD H Hasan Basry, Rasyidah menjelaskan berdasarkan pertimbangan pihak rumah sakit, layanan IGD terpaksa ditutup sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

“Kami terpaksa menutup layanan IGD mulai hari ini, karena ada beberapa nakes kami yang terpapar Covid-19 dan kami harus melakukan tracing dan mensterilkan ruang IGD agar bisa berfungsi kembali,” ucap Rasyidah.

Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi penambahan penyebaran Covid-19 di ruang pelayanan IGD RSUD H Hasan Basry, Kandangan. Khususnya bagi masyarakat yang datang ke IGD.

“Jadi semata-mata ini untuk melakukan tracing dan memutus mata rantai penularan Covid-19,” bebernya.

Dijelaskan Rasyidah, 4 orang nakes IGD terpapar Covid-19. Sedangkan untuk hari ini bertambah sebanyak 2 orang, sehingga pihak RSUD H Hasan Basry melakukan tes swab kepada 53 orang beserta keluarganya.

“Proses tracing inilah yang memerlukan waktu, swab sudah dilakukan tinggal menunggu hasilnya, kalau hasilnya negatif 2 kali InsyaAllah kami segera buka,” jelasnya.

Untuk sementara, pasien yang ingin ke IGD RSUD H Hasan Basry terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit lain yang ada di Banua Anam.

“Kami sudah menyurati Dinas Kesehatan, serta Rumah Sakit rujukan-rujukan yang ada di Banua Anam, keputusan ini kami ambil dengan sangat terpaksa,” kata Rasyidah.

Pihaknya memohon agar masyarakat dapat mengerti penutupan sementara IGD RSUD H Hasan Basry Kandangan.

“Kami mohon pengertian dari masyarakat, kami melakukan ini karena untuk melakukan tracing dan membersihkan IGD dari Covid-19,” harapnya. (MJ-30/maf)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: