oleh

Identitas Mayat di Hantakan Terungkap, Kuat Dugaan Habis Dibunuh

BARABAI, KORANBANJAR.NET – Terkait dengan penemuan mayat laki-laki di Gunung Mangkai, Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, pagi tadi sekitar pukul 06.30 wita, dengan kondisi kepala nyaris terpisah dengan tubuh, kini sudah mulai terungkap.

Mayat yang semula diketahui berisial “R” tersebut diketahu bernama Ramli (28), warga Desa Kundan , Haruyan Dayak, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Informasi yang diperoleh koranbanjar.net dari Grup Komunitas Gabungan Emergency (KGE) Kalimantan Selatan, profesi korban belakangan diketahui sebagai pedagang sayur. Setiap hari, dia mengepul sayur dari para petani ke desa-desa, kemudian dijual ke Pasar Barabai.

Berdasarkan keterangan ibu korban, Siti Ramsyah (65), korban baru saja menjalankan usaha atau berprofesi sebagai pengepul dan mendagangkan sayur-sayuran. Setiap sore, dia berkeliling mencari sayur untuk dijual keesokan harinya ke Pasar Barabai.

Sebelum tewas dengan keadaan yang mengenaskan, korban sempat menghubungi istrinya via telepon. Dalam komunikasi lewat telepon tersebut, korban mengabarkan bahwa dia sedang di perjalanan dengan keadaan sepeda motornya lagi mogok.

Rencanya, korban akan dibawa ke RSUD Banjarmasin untuk di-autopsi, memastikan penyebab kematiannya. Namun demikian, kuat dugaan, korban habis dibunuh. Karena kondisi korban penuh dengan luka, kepalanya terbelah, leher nyaris penggal, kemudian beberapa anggota tubuhnya penuh dengan luka tak beraturan.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, warga 2 desa di Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dibuat geger. Menyusul ditemukannya mayat seorang laki-laki dengan tubuh penuh luka di Gunung Mangkai Jembatan Dua Perbatasan Desa Bulayak dan Desa Murung B, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Senin (30/4) sekitar pukul 06.30 wita.

Mayat diketahui berjenis kelamin laki-laki. Dia ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan, tubuhnya telah berlumuran darah dengan luka di sekujur tubuh.

Pagi subuh tadi, seorang ibu atau saksi mata sedang melintas di lokasi kejadian. Melihat mayat itu, dia kaget setengah mati, kemudian mengabarkan penemuan kepada warga setempat yang lain.

Mayat mengenakan celana jeans warna biru dan jaket abu-abu bergaris warna biru. Kondisi tubuh korban dalam keadaan seperti “melengkung” . Belakangan identitas mayat diketahui berinisial R, umur 28 tahun, warga Kundan Desa Haruyan, Kabupaten HST.(sir/koranbanjar.net)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: