oleh

Hulu Sungai Selatan Rawan DBD

BANJARMASIN, koranbanjar.net-Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, tercatat sebagai daerah rawan nyamuk demam berdarah (DBD).

Hal ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, mulai Oktober hingga Desember 2019.

“Untuk data saya kurang ingat pasti tetapi ada beberapa tingkat kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya, dan untuk januari 2020 ini kita masih konfirmasi,” kata Kadinkes Kasel M Muslim saat ditemui di sela acara pelantikan di kantor Setdaprov Kalsel, Selasa (7/1/2020).

Sementara untuk antisipasi musim hujan pihak Dinkes Kalsel sudah melakukan edaran kepada dinas kabupaten/kota untuk pelayanan kesehatan.

“Pertama kami meminta agar mereka berkoordinasi dengan sektor terkait dengan dampak dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung maupun gelombang air pasang,” ujarnya.

Kedua, ia meminta mensiagakan posko kesehatan jika dibutuhkan.

“Kalau itu terkait dengan kasus kesehatan yang terjadi dari dampak bencana alam,” ujarnya.

Ketiga, ia meminta kepada teman-teman agar selalu melaporkan secara berjenjang agar pihak Dinkes Kalsel mengetahui terkait dengan kondisi terkini.

“Penyakit di musim hujan yang harus diantisipasi salah satunya adalah demam berdarah, terkait dengan curah hujan seperti saat musim ini,” bebernya.

Mengapa demikian? Karena bagaimana pun air hujan itu biasanya turun agak jernih dan bisa menempel di berbagai tempat dan berpotensi menjadi sarang nyamuk (perindukan) demam berdarah.

“Oleh karena itu kita himbau baik kepada masyarakat maupun objek wisata melaksanakan kegiatan imples,” pungkasnya. (ags/dya)

Komentar

Jangan Lewatkan