Heboh Ada Helikopter Mendarat Darurat, Ini Penyebabnya

oleh -293 views
Helikopter water bombing BPBD Kalsel yang mendarat darurat di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kamis (12/9) sore.

BANJARBARU, koranbanjar.net – Pengawas BNPB Kolonel Paskhas TNI AU Mahfud mengatakan, dari laporan sementara, helikopter water bombing Ka-32 reg #UR CIW yang mendarat darurat di persawahan warga di wilayah Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kamis (12/9/2019) sore, karena kru mendengar bunyi alarm pada helikopter.

Pengawas BNPB Kolonel Paskhas TNI AU Mahfud. (Foto: Mahfud untuk Koranbanjar.net)

“Alarm itu berbunyi setelah heli mengambil air. Lalu pilot mengambil keputusan melepas bucket (tempat air) dan mendarat untuk melakukan kroscek,” jelasnya saat dihubungi koranbanjar.net  melalui Whatsapp, Kamis malam tadi.

Dia menyatakan helikopter mendarat dengan baik tanpa ada kerusakan, baik pada heli sendiri maupun di lingkungan sekitar.

Tak lama setelah mendarat, petugas datang ke tempat kejadian untuk memeriksa mesin helikopter. “Besok akan dilakukan screening, karena posisi tadi sudah menjelang sunset,” tuturnya.

Mahfud menekankan kejadian itu jangan sampai menimbulkan persepsi yang salah dari masyarakat maupun pihak lainnya.

Tempat air dari helikopter water bombing yang kemudian dilepaskan pilotnya sebelum mendarat darurat. (Foto: Huda Ershi/Babinsa Kelurahan Cempaka)

Baca Juga: BREAKING NEWS! Helikopter BNPB Mendarat Darurat Di Persawahan Cempaka

Baca Juga: Buka-bukaan Gaji Pilot Helikopter Patroli Udara

Sebelum mendarat darurat, helikopter water bombing dari BNPB yang dioperasikan di BPBD Kalsel itu terbang dari Bandara Syamsudin Noor. Lokasi kejadian di wilayah Kelurahan Sungai Tiung dari Bandara Syamsudin Nor berjarak sekitar 3 kilometer. Pendaratan darurat helikopter itu sempat menghebohkan warga sekitar. (ykw/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan