oleh

Haul ke 31 Guru Bangil, Andin; Ulun Sangat Bersyukur Bisa Ikut Berhadir

Haul ke 31 KH. Syarwani Abdan atau yang dikenal pula dengan sebutan Guru Bangil di Bangil, Jawa Timur, Sabtu malam, 19 Oktober 2019, agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jamaah yang sebagian besar dihadiri asal Kalimantan Selatan, terutama dari Kota Martapura sepertinya bertambah lebih banyak. Tak sekadar itu, momen haul kali ini juga sangat berkesan bagi DR. Andin Sofyanoor, SH.MH, karena dia mendapat kesempatan hadir bersama-sama tokoh-tokoh ulama berpengaruh dari Kota Martapura.

JAWA TIMUR, Denny Setiawan

Waktu menunjukkan pukul 16.00 wita, Andin Sofyanoor bersama Pimpinan Umum Pondok Pesantren Darussalam, KH Hasanuddin bin KH. Badruddin, KH.Noval bin KH.M. Rosyad, KH.Busthomi (Guru Oton), KH. Zubair serta beberapa Guru Ponpes Darussalam mulai berangkat dari salah satu hotel di pusat kota Jawa Timur, Surabaya menuju Kota Bangil yang berjarak sekitar 80 kilometer.

Suasana di lingkungan kubah sebelum acara dimulai.
Suasana di lingkungan kubah sebelum acara dimulai.

Kurang lebih 1,5 jam kemudian rombongan tiba di pusat kegiatan Haul ke 31 Syekh Syarwani Abdan, Seluruh jalur menuju pusat kegiatan haul sudah padat dengan jamaah yang tumpah ruah. Namun kehadiran rombongan KH Hasanuddin cukup mengundang perhatian panitia pelaksana haul yang kebanyakan berasal dari Kota Martapura. Sehingga rombongan dengan mudah mendekati lingkungan makam.

Memasuki lingkungan sekitar kubah Syekh Syarwani Abdan, KH Hasanuddin beserta rombongan sempat menuggu di luar area kubah beberapa saat, menanti kedatangan tuan rumah, KH Kasyful Anwar (putra Syekh Syarwani Abdan beserta para habib,

Namun tak lama kemudian KH Hasanuddin, KH Noval, KH Busthomi, KH. Zubair serta Andin Sofyanoor dipersilakan panitia memasuki areal kubah Syekh Syarwani Abdan. Kesempatan tersebut membuat Andin Sofyanoor sangat bersyukur, karena dapat berkumpul dengan para tokoh ulama kharismatik menghadiri haul.

“Ulun sangat bersyukur mendapat kesempatan bersama guru-guru Darussalam, bisa ikut berhadir pada acara haul ini. Apalagi seperti kita tahu, Tuan Guru Bangil merupakan mutiara asal Kalimantan Selatan yang sangat tawadhu dan berilmu. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan berkah dan syafaat serta dapat meneladani akhlak beliau,” ungkap Andin.

Guru Bangil, lanjutnya, merupakan “cahaya” yang ada di tanah Jawa, dan ini menjadi sebuah catatan penting bagi kita sebagai orang Banjar, bahwa warga Banjar patut bangga dan menjadikannya sebagai suri teladan, kemudian menjadikan Syekh Syarwani Abdan sebagai tokoh ulama kharismatik yang menginspirasi dalam menuntut ilmu. (sir)

 

 

Komentar

Jangan Lewatkan