oleh

Haul Ayahanda Sultan Adam ‘Banjir’ Jamaah

KARANGINTAN,koranbanjar.net – Haul Sultan Sulaiman Rahmatillah yang juga ayahanda Sultan Adam Al Watsiq Billah, Jumat (2/11/2019) malam di Desa Lihung Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, dibanjiri ratusan jamaah yang datang dari berbagai pelosok di Kabupaten Banjar dan sekitarnya.

Haulan dari Sultan Banjar yang alim ini, tampak dihadiri pula Habib Fathur Bahasyim, buyut dari Habib Hamid Bahasyim (Habib Basirih) itu sendiri masih ada hubungan kekerabatan dengan Kesultanan Banjar dan ikatan keluarga bagi Sultan Sulaiman Rahmatullah.

Selain itu, di sekeliling kubah turut hadir para habaib lainnya dan alim ulama maupun tokoh masyarakat serta para jamaah. Kemudian, Andin Sofyanoor yang masih memiliki hubungan juriat dengan Sultan Sulaiman Rahmatilllah dan pagustian Banjar, menyempatkan waktu berada di tengah mereka untuk menghadiri haul dari Sultan Banjar memerintah sejak 1801 sampai 1825 di Kesultanan Banjar dengan pusat pemerintahan di Karang Intan.

Posisi Sultan Banjar pada tahun 1801 Masehi dipegang Sultan Sulaiman setelah wafatnya Sultan Tahmidillah II, orang tua dari Sultan Sulaiman. Tahun 1825 Masehi, Sultan Sulaiman mengundurkan diri sebagai sultan dan digantikan puteranya, Sultan Adam (1825-1857).

Ditemui koranbanjar.net ketika berakhirnya kegiatan haulan, Andin Sofyanoor mengungkapkan, dahulunya haul Sultan Sulaiman sangat sedikit jamaah memperingatinya. “Bisa dhitung dengan jari, hanya sekitar 5 sampai 10 orang,” katanya.

Seiring perjalanan waktu dan semakin banyak yang tahu, maka setiap tahun terus bertambah hingga sekarang sudah beratus-ratus orang menghadiri haulan sultan alim, bergelar Panembahan Sepuh ini. “Saya yakin jumlah jamaah itu terus semakin membesar dan membeludak dalam setiap tahunnya,” kata Andin Sofyanoor. (dya)

Komentar

Jangan Lewatkan