oleh

Harga Gula Meroket, Disperindag Banjar Janjikan Normal Akhir Maret

MARTAPURA, koranbanjar.net – Harga gula pasir di pasaran meroket melonjak tinggi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar akan berupaya stabilkan harga di akhir Maret.

Di Kabupaten Banjar, harga gula pasir saat ini telah mencapai Rp. 17 ribu dengan harga semula sekitar Rp 13 ribu.

Kepala Disperindag, I Gusti Made Suryawati melalui Kabid Perdagangan, Jimmy, semula mengira kenaikan harga gula ini ditengarai karena ada acara besar di Kalimantan Selatan yakni Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul.

“Ternyata, kenaikan harga ini tidak hanya di Kabupaten Banjar saja. Tetapi di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia,” terangnya, Sabtu (14/3/2020).

Kenaikan ternyata disebabkan oleh stok gula yang sedang menipis, sehingga menyebabkan kenaikan harga di seluruh Indonesia.
Untuk mengatasi kenaikan harga gula pasir, menurut informasi yang telah di terima Disperindag Banjar dari Kementerian Perdagangan RI, nantinya Indonesia akan membuka keran import untuk gula sebanyak 300 ton.

“300 ton merupakan gula dalam bentuk kristal, nanti dari pusat akan diolah kembali menjadi gula pasir siap konsumsi. Nantinya di akhir Maret akan didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia,” jelas Jimmy.

Dengan gula yang didistribusikan sebanyak itu, tambah Jimmy, diharapkan dapat menormalkan harga gula pasir di pasaran.

“Semoga dengan masuknya gula import mentah bisa menormalkan kembali harga gula pasir,” pungkas Kabid Perdagangan. (har/dya)

Komentar

Jangan Lewatkan