H+2 Masa Tenang Pemilu, Bawaslu Copot Ratusan APK di Kabupaten Banjar

H+2 Masa Tengan Pemilu, Bawaslu Copot Ratusan APK di Kabupaten Banjar

H+2 Masa Tengan Pemilu, Bawaslu Copot Ratusan APK di Kabupaten Banjar. (foto: ist)

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – H+2 Masa Tenang Pemilu 2019, rarusan alat peraga kampanye (APK) yang masih terpampang di pinggir jalan, dibersihkan Bawaslu yang dibantu Satpol PP Kabupaten Banjar, Senin (15/4/2019).

Ratusan anggota tim gabungan, yakni dari Bawaslu, Satpol PP serta Dinas Perhubungan, lakukan pencopotan APK di sepanjang Jalan A Yani, hingga kecamatan dan pelosok desa. Tim dibagi menjadi beberapa wilayah Kabupaten Banjar. Dari Satpol PP sendiri mengerahkan 120 anggotanya.

yg penting kd memilih kd karena DUIT atau Karena Tekanan. Sebab, Netral itu = Tidak Diatur siapapun, dia memilih memang karena hati nuraninya.

“Tim dibagi menjadi tiga, saya di tim 1. Kita tadi membersihakn APK dari Kecamatan Martapura Timur kemudian ke Astambul, tapi sebagian sudah dibersihakan oleh Panwascam jadi tidak terlalu banyak lagi yang dibersihkan. Kemudian kita ke Mataraman, ternyata juga sudah dibersihkan Panwascam dan lembaga terkait,” ujar Komisioner Bawaslu Banjar Hairul Falah saat penertiban APK.

H+2 Masa Tengan Pemilu, Bawaslu Copot Ratusan APK di Kabupaten Banjar.

Di Desa Sungkai, Kecamatan Simpang Empat, kata Hairul, masih banyak ditemukan APK yang masih terpasang. “Di dekat perbatasan Kabupaten Banjar – Tapin, masih banyak APK yang terpasang, dan sudah kita tertibkan. Sekitar seratus lebih sudah kami tertibkan,” katanya.

H+2 Masa Tengan Pemilu, Bawaslu Copot Ratusan APK di Kabupaten Banjar.

Sehari sebelumnya, di Martapura Kota dan di Jalan A Yani, terpantau masih banyak bertebaran APK yang terpasang di pinggiran jalan, namun hari ini Bawaslu memastikan sudah tidak ada lagi APK yang terpampang.

H+2 Masa Tengan Pemilu, Bawaslu Copot Ratusan APK di Kabupaten Banjar.

Namun, terkait APK yang terpasang di baleho berbayar, Hairul mengaku akan melakukan koordinasi dengan jajaran parpol terkait untuk membersihkannya.

“Terkait APK berbayar yang terpasang di baleho-baleho, kami akan koordinasikan dengan jajaran partai politik untuk mertibkan dan membersihkannya,” pungkasnya. (dra)

hendra rumi

Read Previous

Bagaimana Caleg yang membual janji kemudian nyaleg lagi?

Read Next

Bupati Banjar: Masa Tenang Jangan Hanya Sloganitas Saja!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *