Gubernur Kalsel Optimis Aplikasi LAPOR 10 Terbaik Nasional

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, bersama Menpan RB, Syafruddin. (foto: ist/koranbanjar.net)

JAKARTA, KORANBANJAR.NET – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, optimis terhadap Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) milik Pemprov Kalsel bisa masuk 10 terbaik nasional dalam Kompetisi Pengelolaan Layanan LAPOR 2019 di Jakarta.

Itu diungkapkan Sahbirin Noor saat menyampaikan sambutannya pada acara Penandatanganan Komitmen Bersama dan Penguatan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) LAPOR Pemprov Kalsel, di ruang Serbaguna Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Jakarta, Selasa (26/2/2019).

“Saya optimis LAPOR PAMAN (nama layanan aplikasi LAPOR Pemprov Kalsel) akan tembus Top 10 Nasional 2019. Ini didasari komitmen dan sinergitas seluruh SOPD dan stakeholder terkait,” katanya.

Senada dengan Gubernur Kalsel, optimisme juga diutarakan Menpan RB, Syafruddin.

Dikatakannya, prestasi tahun 2018 yang telah diraih Kalsel merupakan cerminan dari kemampuan dan peluang Kalsel dalam meraih prestasi maksimal pada Kompetisi Pengelolaan Layanan LAPOR tahun ini.

“Kami optimis prestasi terbaik itu bisa dicapai  Kalsel. Selain sosok Gubernur Paman Birin yang penuh semangat dalam menata birokrasi, didukung juga budaya masyarakat di sana (Kalsel) yang taat aturan,” katanya.

Aplikasi LAPOR merupakan aplikasi online untuk menyampaikan suatu pengaduan atau aspirasi masyarakat. Provinsi Kalsel sendiri telah terhubung dengan sistem LAPOR sejak akhir 2017, yang kemudian dibranding  dengan nama LAPOR PAMAN, dan terintegrasi dengan SP4N mulai Maret 2018.

Dengan aplkasi ini, masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau keluhan tentang pelayanan publik, dapat menyampaikannya melalui SMS dengan format LAPORPAMAN (spasi) isi aduan, dan kirim ke 1708, atau bisa juga melalui website www.lapor.go.id. (adv/ykw/dny)

donny

Read Previous

Orientasi Areal PMUMHM KPH Pulau Laut Sebuku Manfaatkan Drone

Read Next

PN Tipikor Banjarmasin Sidangkan Kasus Jembatan Mandastana

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *