oleh

Gara-Gara Dipecat, Apriyanto Mengamuk Membawa Parang

BANJARBARU, koranbanjar.net – Apriyanto (24), warga Landasan Ulin Banjarbaru nekat menyerang aparat di Jalan Ahmad Yani Km 21, depan mako Kompi 623, Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru dengan senjata tajam (sajam) jenis parang.

Penyebab pelaku mengamuk, karena dirinya baru diberhentikan dari tempat kerjanya. Akhirnya, merasa kacau lalu menenggak minuman keras hingga mabuk.

Seperti diketahui, Minggu (1/2/2020) malam, ia secara tiba-tiba mengamuk bahkan sempat mengejar anggota TNI dengan parang yang dibawanya. Setelah itu, menyerang mobil patroli polisi lantaran ingin melakukan perlawanan. Akibatnya, mobil patroli mengalami kerusakan pada cover lampu belakang sebelah kanan pecah, dan goresan pada body kanan mobil.

“Kami dapat dari laporan ayah pelaku, mengenai anaknya yang mabuk dan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang. Pelaku merupakan warga setempat,” ujar Kapolsek Banjarbaru Barat, Andri Hutagalung kepada koranbanjar.net, Rabu (5/2/2020).

Entah apa yang merasuki Apriyanto, menebaskan parang dengan membabi buta ke mobil patroli polisi. Meskipun tak ada korban jiwa, pelaku sempat ingin melarikan diri ke rumah.

Atas perbuatan pelaku, dikenakan pasal 406 ayat (1) KUHP dan Pasal 212 KUHP dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951. Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara sesuai UU Darurat, melawan aparat, dan perusakan. (ykw/maf)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: