oleh

Event Trail Di Loksado Bisa Sekaligus Promosikan Pariwisata

KANDANGAN, koranbanjar.net – Melihat event one day trail yang dapat sekaligus mempromosikan pariwisata daerah, Pemkab Hulu Sungai Selatan (HSS) mengaku mendukung pelaksanaan Terabasan jelajah alam loksado (Terjal) 2019 tersebut.

Hal itu diungkapkan Bupati HSS Achmad Fikry, saat menerima kunjungan panitia pelaksana event tersebut, Selasa (15/10/2019) di ruang kerja Bupati HSS.

Event one day trail Terjal 2019, diselenggarakan dalam rangka merayakan hari jadi Kabupaten HSS ke 69, yang rencananya dilaksanakan Sabtu (19/10/2019) di Kecamatan Loksado, HSS.

Bupati HSS Achmad Fikry menyampaikan, Pemkab HSS Akan mendukung kegiatan tersebut, apalagi event itu dapat mempromosikan dan memperkenalkan wisata Loksado, dengan alamnya yang indah dan sejuk.

Achmad Fikry menuturkan, acara besar yang diikuti peserta dari berbagai daerah itu, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Loksado.

“Sebagai contoh, mereka bisa disediakan tempat untuk berjualan, khususnya tempat untuk kerajinan tangan seperti pembuatan gelang simpai dan lainnya,” terangnya.

Selain itu, ujarnya juga bisa disediakan stand-stand untuk pedagang UMKM, yang menjual makanan khas daerah di HSS. Sehingga para peserta dapat membeli oleh-oleh sepulang kegiatan tersebut.

Bupati juga mengingatkan, agar panitia memperhatikan keamanan, serta juga diimbau melibatkan bagian kesehatan.

Ketua DPRD HSS Akhmad Fahmi selaku Ketua panitia pelaksana event tersebut menyampaikan, peserta berasal dari berbagai daerah, bahkan dari Kaltim, Kalteng dan Kalbar dengan target peserta 1000 orang pencinta jelajah trailer.

Ditemui di tempat terpisah, Fahmi mengungkapkan pada event tersebut akan disediakan doorprize 10 buah motor, 1 Kawasaki Klx, 1 buah Honda CRF 150 dan 8 buah motor bebek.

Rute trek dipaparkan Fahmi menerobos hutan Meratus, start di desa Loksado, menuju desa Hulu Banyu, lalu desa Lumpangi, ke Desa Malinau dan menyeberang ke Desa Kamawakan, melewati desa Tumingki dan finish di desa Loklahung.

“Biasa saja, tidak ada jalur yang terlalu ekstrim,” ujar Fahmi, yang kebetulan mempunyai hobi trail tersebut. (yat)

Komentar

Berita Terkini