BNN

Edarkan Sabu, IRT di Martapura Terancam 20 Tahun Penjara

  • Bagikan
RH (32) terancam 20 tahun penjara karena ia diduga mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu di Martapura, Pada Selasa (7/9/2021) kemarin. Foto: ist

Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial RH (32) terancam 20 tahun penjara karena ia diduga mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu di Martapura, Pada Selasa (7/9/2021) kemarin.

MARTAPURA, Koranbanjar.net – Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasi Humas Polres Banjar Iptu H Suwarji menyatakan, “Pelaku yakni RH (32) seorang ibu rumah tangga warga Jl Martapura Lama, Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Matapura Barat, Kabupaten Banjar,” Ungkap Suwarji, Rabu (8/9/2021).

Penangkapan RH berdasarkan hasil pengembangan dari pelaku IM yang terlebih dahulu di ringkus di sebuah sekolah di Desa Sungai Rangas Hambuku.

BACA:  Atlet Panjat Tebing FPTI Banjar Kembali Targetkan Emas di Kejurnas

Lebih lanjut Suwarji menjelaskan setelah mendapatkan informasi dari pelaku IM mengaku dirinya membeli sabu tersebut dari pelaku RH.

Berdasarkan informasi tersebut petugas Polres Banjar langsung bergerak cepat, “anggota kepolisian Polsek Martapura Barat langsung bergerak cepat menuju kerumah pelaku RH, bersama pelaku MI,” imbuh Suwarji.

Suwarji melanjutkan penjelasan setelah sampai di rumah pelaku RH, anggota kepolisian langsung melakukan penggeledahan di rumah dan dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui menjual atau menyerahkan sabu-sabu ke pelaku MI.

BACA:  Rehab Jembatan Artain yang Putus Dianggarkan di 2020

Dalam keterangan polisi pelaku menunjukan sisa barang bukti sabu yang sengaja di sembunyikan di depan teras rumah dan ditimbun dengan batu split.

“Barang bukti tersebut berupa satu buah timbangan digital warna hitam, tujuh paket sabu sabu di dalam plastik klip yang siap edar, 40 lembar plastik klip, satu buah kotak bulat kombinasi pink putih, satu lembar plastik hitam, uang tunai hasil penjualan sabu sabu sebesar Rp550 ribu,” lanjut Suwarji.

BACA:  Apel Gabungan Tiga Pilar Penegak Disiplin Prokes

 

Suwarji menjelaskan, barang bukti tersebut merupakan milik pelaku TY yang juga suami pelaku RH yang juga adalah masuk menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Banjar.

“Kini pelaku bersama barang bukti di amankan di Mapolsek Martapura Barat guna proses hukum lebih lanjut.

Pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2, tentang narkotika. Pelaku terancam hukuman pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya. (Mj-40/and)

(Visited 185 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 185 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *