oleh

Dua Tahun Ijazah Tidak Dibagi, Komisi IV DPRD Banjarmasin Panggil Disdik

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Matnoor Ali memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, terkait ijazah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pangeran 1 yang tidak dibagikan selama kurang lebih 2 tahun.

“Kita sekalian ingin konfirmasi masalah ini terkait kebenaran itu kepada Disdik dan Kepsek SDN tersebut, hingga kita panggil semuanya,” tambah Matnor Ali pada rapat pembahasan mengenai hal masalah tersebut bersama Disdik dan Kepala Sekolah SDN yang bersangkutan di ruang Komisi IV, Selasa (28/1/2020).

Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan masalah ini sudah sangat tersiar di publik karena menjadi headline di media massa, hingga pihaknya harus ikut turun tangan menyelesaikannya, sebab pihaknya di komisi IV memiliki fungsi pengawasan terhadap pendidikan.

“Kita ingin permasalahan ini jelas, dan secepatnya diselesaikan, yakni, secepatnya ijazah siswa itu diberikan,” ujarnya.

Pihaknya pun mendapat penjelasan langsung dari Disdik dan Kepsek SDN Pangeran 1 Banjarmasin, bahwa memang terjadi kelalaian. Pihak sekolah mengakui murni kesalahan mereka.

“Kami beri waktu lima hari, semua ijazah harus sudah diberikan kepada siswa tanpa adanya pungutan biaya,” tegasnya.

Dirinya berujar, tidak ingin kejadian serupa terulang, sebab hal itu sangat memalukan dunia pendidikan, juga meminta Disdik secepatnya membuat surat edaran untuk disampaikan kesemua sekolah terkait penerbitan ijazah siswa.

“Harus ada SOP yang jelas, dan terpenting tidak ada pungutan sedikitpun terkait penerbitan ijazah,” tandasnya.

Kepsek SDN Pangeran 1 Banjarmasin, Edy Sutrisno saat dikonfirmasi usai rapat tersebut mengakui keterlambatan penerbitan ijazah 60 muridnya murni kesalahannya.

“Saya minta maaf dan segera akan kami terbitkan. Ini murni kesalahan saya. Secara bertahap dalam beberapa hari ke depan, semua akan menerima ijazah,” akunya singkat.(yon)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: