Tak Berkategori  

DPRD Kalsel Inisiasi Raperda Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET- Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya adalah buah inisiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Menanggapi raperda tersebut Gubernur Kalsel melalui Sekertaris Daerah Provinsi, Harris Makki menilai hal ini sebagai bentuk perhatian DPRD Provinsi Kalsel terhadap perkembangan kondisi sosial di dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Permasalahan ini dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel yang dilaksanakan di gedung dewan lantai II, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Rabu (24/10/2018).

Kasus peredaran narkoba saat ini semakin merajalela dan jumlah korban semakin meningkat hingga merambah ke seluruh kalangan.

Selaras dengan itu ,Data Badan Narkotika Nasional juga menunjukan hal yang sama,yakni tren peningkatan jumlah pengguna narkoba di tanah air terus meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun.

Dan yang sangat memperihatinkan kita semua adalah korbannya kelompok usia remaja, yang notabene adalah para generasi muda.

“Saatnya kita bergandengan tangan merapatkan barisan guna mencegah semakin banyaknya warga masyarakat di Kalimantan Selatan yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” tegas Makki menyuarakan penyampaian Gubernur.

Tidak hanya menjadi tugas pemerintah yang harus pro aktif memerangi narkoba, namun pemerintah daerah pun harus dapat melakukan tindakan-tindakan pencegahan. “Bahkan sampai tindakan rehabilitasi terhadap para korban narkoba jika diperlukan,” ujarnya lagi

Untuk itu dengan persetujuan bersama yang telah dicapai pada hari ini, menjadi sebuah terobosan besar kita dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkoba tersebut.(al/sir)