DPRD Kabupaten Batola Koordinasi dan Konsultasi Pembangunan Dermaga II Pelabuhan Marabahan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

Ketua DPRD Kabupaten Batola menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat usai melakukan koordinasi dan konsultasi pembangunan dermaga II pelabuhan Marabahan. (Foto: Humas DPRD Kabupaten Barito Kuala)

Pimpinan DPRD Kabupaten Batola beserta Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala melakukan koordinasi dan konsultasi pembangunan dermaga II pelabuhan Marabahan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, DKI Jakarta, Senin (25/03/2024).

BATOLA, Koranbanjar.net – Unsur pimpinan DPRD Kabupaten Batola dihadiri Saleh selaku pimpinan rombongan, wakil ketua I M Agung Purnomo dan wakil ketua II Arfah. Serta perwakilan dari Dinas Perhubungan Barito Kuala, Rusmadi selaku Plt Kepala Dinas. Sedangkan dari pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, diwakili oleh Anang beserta jajaran.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Barito Kuala, Rusmadi memaparkan progres dari rencana pelaksanaan pembangunan dermaga sampai dengan saat ini pada tanggal 15 Juni 2023 telah dilakukan penyerahan kelengkapan dokumen administrasi berupa sertifikat dermaga, DED, renstra dan dokumen pendukung lainnya. Langsung diserahkan langsung oleh Pj Bupati Barito Kuala dan Dinas Perhubungan Barito Kuala.

Menanggapi hal tersebut, Anang yang mewakili Ditjen Perhubungan Darat mengatakan untuk usulan menjadi skala prioritas di Kemenhub dan akan dievaluasi untuk dimasukan ke Renstra Kemenhub 2025-2029. Akan diakomodir, namun tetap memperhatikan kondisi keuangan Ditjen Perhubungan Darat dan Transportasi Kemenhub.

“Perlu koordinasi dengan pihak terkait untuk kelanjutan pembangunan dermaga tersebut,” ujarnya.

Terakhir Anang mengatakan untuk usulan pembangunan halte sungai, juga akan dimasukan ke dalam skala prioritas usulan yang akan ditindak lanjuti dalam tahun perencanaan berikutnya.

Atas tanggapan itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Rusmadi, berharap usulan yang yang sudah diajukan dapat ditindaklanjuti. Karena termasuk kegiatan yang menjadi skala prioritas. Mengingat sudah lama pelabuhan tersebut tidak direnovasi.

Hal serupa juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Batola Saleh. Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat direalisasikan.

“Mengingat fungsi dari dermaga tersebut sangat diperlukan oleh masyarakat yang notabene Kabupaten Barito Kuala sebagian wilayahnya adalah wilayah perairan,” ujarnya.

(max/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *