Dinilai Mendukung Kemajuan Pendidikan, Bupati Banjar Diganjar Penghargaan API

  • Bagikan
Dinilai Mendukung Kemajuan Pendidikan, Bupati Banjar Diganjar Penghargaan API
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim (kiri), saat memberikan penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia (API) kepada Bupati Banjar KH Khalilurrahman (kanan). (foto: istimewa)

MARTAPURA, koranbanjar.net – Bupati Banjar KH Khalilurrahman dianugerahi Anugerah Pendidikan Indonesia (API) 2019 dari Ikatan Guru Indonesia (IGI). Penghargaan diberikan dalam rangka HUT ke-10 IGI.

Penghargaan yang cukup membanggakan ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat IGI, Muhammad Ramli Rahim, dan Direktur GTK/PAI Kementerian Agama, Rachmat Mulyana, kepada Bupati Banjar di Arena GEES 2019 Planerry Hal Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (20/9/2019) malam.

Ramli mengungkapkan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan tertinggi atas jasa-jasa dan kepedulian pejabat, tokoh, atau siapa saja yang membantu dan mendukung pendidikan, meningkatkan kompetensi guru, dan mutu pendidikan.

Bupati Banjar H Khalilurrahman dinilai berjasa dan memiliki dedikasi dalam mendukung kemajuan tenaga pendidikan, terutama peningkatan yang signifikan kompetensi guru di Kabupaten Banjar.

“Sudah selayaknya IGI memberi penghargaan kepada mereka,” ungkap Ramli ungkapnya usai memberikan penghargaan API 2019 kepada 70 kepala daerah lainnya se-Indonesia.

“IGI juga ingin membangun silaturahmi yang erat dengan siapa pun yang punya visi terhadap pendidikan. Harapannya, mereka bisa mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak lagi pada pendidikan,” timpalnya lagi.

Untuk diketahui, total ada 93 orang yang diberi Anugerah Pendidikan Indonesia dari IGI kepada para pejabat publik, gubernur dan wakil gubernur, legislator nasional maupun daerah, politisi, tokoh/aktivis pendidikan, serta tokoh masyarakat.

Di antara tokoh yang turut mendapat penghargaan seperti SBY, Megawati, Yusuf Kalla, Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Pertanian, dan kementerian lainnya.

Karena mereka dianggap ikut andil dan berjasa dalam melahirkan UU guru dan dosen, kesejahteraan guru, peningkatan kesejahteraan guru serta kebijakan-kebijakan lainnya untuk guru. (dra)

NEWS STORY
  • Bagikan