Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Dinas PMD Tanah Bumbu Selenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Aset Desa

  • Bagikan
Wabup Tanah Bumbu Muhammad Rusli membuka bimtek, Jumat (15/10/2021) di Banjarmasin. (Sumber Foto: Kominfo Tanah Bumbu/koranbanjar.net)

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus melakukan penguatan pembangunan mulai dari tingkat terbawah yaitu desa, baik dari penyediaan anggaran hingga tata kelola aset desa. Dengan melaksanakan bimbingan tenis (bimtek).

TANAHBUMBU,koranbanjar.net – Guna penguatan dalam sisten tata kelola pemerintahan desa, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menyelenggarakan Bimtek Pengelolaan Aset Desa Berbasis Web/Online atau biasa disebut Sistem Pengelolaan Aset Desa (Sipades).

Peserta bimtek adalah para Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum Desa, pendamping kecamatan dengan jumlah yang hadir sebanyak 158 orang, yang dilaksanakan selama 3 hari, dari 15 hingga 17 Oktober 2021 di Banjarmasin.

Bimtek sendiri dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Tanbu Muhammad Rusli, Jumat (15/10/2021) di Banjarmasin.

Menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Batulicin, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.

Dalam sambutannya Wabup Tanah Bumbu menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan bimtek tersebut.

“Karena Sipades ini merupakan alat bantu pengelola atau pengurus barang milik desa, guna pengadministrasian dan inventarisasi aset desa sesuai dengan tupoksi Kaut Tata Usaha dan Umum,” sebutnya.

Wabup melanjutkan, karena Sipades itu dibangun dan dikembangkan dengan basis web, maka data dan informasi terkait dengan aset desa bisa diakses dengan cepat dan akurat.

“Tentunya harapan kita bersama, dengan dimplementasikannya Sipades, dapat menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan desa, mewujudkan akuntabilitas pengelolaan aset desa yang tertib, efektif dan efisien serta menjadi pedoman dalam pengelolaan aset desa,” ungkap Rusli.

Wabup berpesan kepada peserta bimtek untuk mengikuti kegiatan dengan baik, agar sistem itu bisa diaplikasikan terutama dalam menunjang pengelolaan aset desa agar terhindar dari praktik penyimpangan.

Sekaligus mewujudkan efektifitas, efisiensi, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan aset desa, guna membangun tata kelola pemerintahan yang melayani, sederhana dan akuntabel di Bumi Bersujud. (kominfotanahbumbu/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *