Diduga Tersenggol Tronton, Seorang Pria Terkapar Dengan Wajah Berlumuran Darah

Korban terkapar dengan luka terbuka di dahi akibat tersenggol Tronton di Jalan Lingkar Selatan Banjarmasin. (Foto: Koranbanjar.net)
Korban terkapar dengan luka terbuka di dahi akibat tersenggol Tronton di Jalan Lingkar Selatan Banjarmasin. (Foto: Koranbanjar.net)

Diduga akibat tersenggol mobil angkutan berat jenis Tronton, seorang pria terkapar dengan wajah penuh darah.

BANJARMASIN, koranbanjar.net Hasil keterangan saksi mata di lokasi kejadian di Jalan Lingkar Selatan dekat Pasar Agraria atau Pasar THR, pria yang diperkirakan berusia 40 tahun ke atas ini sebelum kejadian sedang mengendarai sepeda motor miliknya dalam keadaan sangat laju.

“Pas saat dua buah mobil tronton sedang jalan beriringan, ia memasuki di tengah-tengah, mungkin oleng lalu tersenggol hingga akhirnya jatuh,” tutur warga yang tak ingin disebut namanya ketika sedang melihat kondisi korban sedang terkapar, Kamis (24/11/2022) malam pukul 22.00 Wita.

Sebagian warga lainnya, ada yang mengenal korban. Mereka menyebut korban Abah Edo.

“Ini Abah Edo, suaminya Eka, rumahnya dekat wijaya (perusahaan kayu PT Wijaya),” ucap warga yang menggunakan peci.

Anehnya, korban yang tidak diketahui namanya ini tidak langsung dirujuk ke Rumah Sakit.

Mobil ambulans emergency yang membawa korban justru mengantar ke pihak keluarga korban.

“Antarkan ke tempat keluarganya aja, biar keluarganya yang mengurus,” kata warga berpeci tadi.

Ada informasi lainnya didapat media ini mengenai latar belakang korban.

Pria yang dipanggil Abah Edo ini mengendarai sepeda motor dalam kondisi diduga mabuk.

Kemudian lanjut menurut kisah warga, korban kerap bertingkah seperti preman.

“Ia juga baru keluar dari penjara,” ungkap salah satu warga dengan wajah tampak sinis.

Dari pengamatan media ini, korban terkapar di pinggir jalan dalam keadaan tak sadarkan diri.

Wajahnya berlumuran darah, akibat luka terbuka di bagian dahi.

Sedangkan sepeda motor korban yang tak berplat nomor polisi itu kondisinya rusak parah. (yon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *