Hukum & PeristiwaKab Batola

Dibujuk Petugas untuk Turun, Ahmad Malah Meminta Petugas Pulang

BATOLA, KORANBANJAR.NET – Seorang pria bernama Ahmad (30) warga Desa Berangas Timur, Gang Badawi RT 16 Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala menghebohkan warga sekitar dan mendatangkan petugas Basarnas beserta tim emergency.

Pasalnya, pria yang menurut kabar sedang mengidap gangguan jiwa ini nekat memanjat tower Base Transceiver Station (BTS) yang ada di Desa Berangas Tengah dan melakukan percobaan bunuh diri, Kamis (13/09) pagi.

Menurut keterangan warga sekitar bernama Asbad, Ahmad dikenal sebagai pria yang baik, namun karena mungkin banyak pikiran menjadikan pria ini sedikit stres.

“Dia ini sudah yang ketiga kali naik ke atas tower, di tower yang sama. Dia juga sebelum-sebelumnya kalau sudah naik bisa turun dengan sendirinya,” terangnya kepada koranbanjar.net.

BACA JUGA  40 lebih Pesepak Bola Jalani Seleksi Masuk Persehan

Ahmad diketahui berada diatas tower sejak pukul 05.30 WITA dan sampai berita ini diturunkan, Ahmad masih saja nangkring di atas tower BTS tersebut.

Tim Basarnas Banjarmasin yang datang pun sempat naik ke atas tower untuk menyelamatkan korban, namun karena permintaan Ahmad, petugas pun turun tanpa berhasil membujuk Ahmad.

“Kami sempat bernegosiasi dengan Ahmad, kami berusaha membujuk untuk turun ke bawah, namun Ahmad meminta kami turun dan meminta kami juga tim emergency gabungan untuk pulang semua,” ucap anggota Basarnas Banjarmasin, Zuna.

Setelah petugas dari Basarnas turun, mereka sempat berunding dengan Kapolsek berangas dan pendekatan kepada Ahmad pun akhirnya dihentikan.(afn/ana)

Tags

Radio STAR FM
The Spirit of Banjarbaru. Hanya di 90.5 FM

Info Bisnis Kalimantan
Berita seputar bisnis dan ekonomi di Kalimantan terkini.

TandaPetik.Com - Media Komunitas
Gabung sekarang juga. Tuliskan ide, opini dan pengalamanmu.

IKLAN BARIS ONLINE MURAH
Hub. 081348024288 | 0821159171296
KORANBANJAR.NET

Baca Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close