oleh

Desa Sungai Jangkit Siap Dukung Food Estate

Desa Sungai Jangkit merupakan salah satu desa di kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, yang juga sebagai lokasi pengembangan program Food Estate. Mendukung program pemerintah pusat, Sungai Jangkit siap dukung food estate.

KAPUAS,koranbanjar.net – Tahun pertama bergulirnya program ini, Desa Sungai Jangkit ditargetkan hanya 150 hektar, khususnya untuk produksi tanaman padi dari potensi lahan hingga 1789 hektar.

Menurut pengakuan kepala Desa Sungai Jangkit H Hamdi, program ini diyakininya dapat merubah kebiasaan petani yang sejak dulu secara turun temurun selalu membudidayakan padi lokal.

Hanya dilakukan satu musim tanam dalam satu tahun, yang sulit untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Food estate ini merupakan anugrah yang luar biasa khususnya untuk masyarakat Sungai Jangkit.

“Mari benar-benar serius untuk bersama-sama menggunakan kesempatan merubah nasib dan meningkatkan pendapatan dari program food estate ,“ ujar Hamdi saat diminta memberikan sambutannya dalam pelaksanaan pelatihan tematik pengoperasian dan perawatan alsintan.

Saat ini petani Sungai Jangkit sangat menyambut baik dengan bergulirnya program food estate di wilayah mereka.

Insyaallah masyarakat siap untuk mendukung program food estate ini. Namun masih perlu banyak pendampingan dan pembimbingan dari pihak terkait untuk meningkatkan sumberdaya manusia petaninya, misalnya dengan pelatihan-pelatihan, penyuluhan dari para penyuluh dan petugas.

Selain pendampingan dan pembimbingan desa sei jangkit juga sangat memerlukan perbaikan infrastruktur  sarana dan prasarana pertanian, sehingga gayung bersambut seiring semangat para petani Sungai Jangkit.

“Mungkin kami masih membutuhkan tambahan alsintan olah tanah, sehingga memudahkan kami  mempercepat olah tanah,” katanya.

Selain itu ada beberapa jembatan dan jalan yang perlu diperbaiki atau dibangun, sehingga memudahkan pengangkutan hasil panen. (bbppbinuang/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: