Dana Kelurahan Dipastikan Cair Bulan Depan, ini Rinciannya

oleh -86 views
Kantor Disdikbud Kalsel, Banjarbaru. (foto: net)

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Dana Kelurahan tahap pertama dipastikan cair bulan depan. Kepastian tersebut disampaikan Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Mochammad Ardian, saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Perangkat Daerah Provinsi Kalsel di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Banjarbaru, Kamis (11/4/2019).

“Untuk tahap pertama paling lambat dicairkan pada pekan kedua bulan Mei,” ujarnya kepada wartawan usai rakon.

Pada tahap pertama, ungkap Ardian, totalo dana yang dicairkan senilai Rp 1,5 triliun, atau 50 persen dari Rp 3 triliun dana kelurahan yang akan dialokasikan.

Sedangkan sisanya, akan dilaksankan pada pencairan tahap kedua di pertengahan tahun 2019.

“Pencairan tahap kedua paling lambat pada Agustus,” imbuhnya.

Nantinya, setiap kelurahan akan menerima dana sesuai dengan tiga kategori masing-masing. Kategori yang dimaksud yaitu baik, perlu ditingkatkan, dan kategori sangat perlu ditingkatkan.

Bagi kelurahan yang masuk dalam kategori baik akan menerima dana Rp 352,9 juta per tahun. Untuk kategori perlu ditingkatkan, Rp 370,1 juta, dan bagi kategori sangat perlu ditingkatkan akan menerima dana Rp 384 juta.

Penyaluran dana akan dilakukan melalui rekening kas umum negara ke rekening kas umum daerah, dan kemudian ditransfer ke rekening kecamatan. Dari kecamatan, penyaluran dilanjutkan ke kelurahan masing-masing.

Narasumber lainnya, Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerjasama Kemendagri, Sugiarto menjelaskan, dana kelurahan dapat digunakan untuk berbagai hal, di antaranya pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat di kelurahan, yang mengacu pada Permendagri Nomor 130 Tahun 2018.

Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah Biro Pemerintahan Setdaprov Kalsel, Maman Suherman membeberkan, penyelenggaraan Rakon Perangkat Daerah Pemprov Kalsel ini dilatarbelakangi dari pertanyaan mengenai teknis penggunaan dana kelurahan dari sejumlah lurah.

“Ada beberapa lurah yang datang ke kami bertanya tentang teknis penggunaan dana keluarahan. Untuk itu kami gelar rakon implementasi dana kelurahan ini,” pungkasnya.

Rakor yang diadakan dengan tema Implementasi Dana Kelurahan ini dihadiri para perwakilan kelurahan seluruh Kalsel. (ykw/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan