COVID-19 Melonjak di Banjarmasin, PPKM Diberlakukan Lagi  

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi.(foto: ist)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi.(foto: ist)

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan dalam seminggu terakhir ini terjadi lonjakan kasus CCOVID-19 sangat signifikan, satu hari hampir mencapai 100 kasus lebih.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Pemerintah Kota Banjarmasin akan memberlakukan kembali Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, menyusul lonjakan COVID-19 di Kota Banjarmasin.

“Kita akan memberlakukan PPKM skala mikro lagi, karena adanya lonjakan kenaikan sangat signifikan. Dalam setiap harinya kita mencatat terdapat 100 lebih kasus,” ujarnya kepada media ini, Rabu (14/7/2021) saat di temui di Kantor Dinkes Kota Banjarmasin Jalan Pramuka Banjarmasin.

Pemberlakukan PPKM skala mikro ini ungkap Machli, akan direncanakan dalam satu Minggu ke depan. Pihaknya akan segera mengadakan rapat dengan Pemko.

“Akan kami laporkan dulu dengan Pak Walikota, bahwa ini ada peningkatan (kasus COVID-19) sangat tajam,” ucapnya.

Akan tetapi PPKM akan diterapkan khususnya di kawasan zona orange, zona kuning dan tidak berlaku di wilayah zona hijau. Sebab katanya zona hijau tidak ada kasus COVID-19.

“Yang akan kita perketat di wilayah – wilayah zona orange, dan kuning. Untuk wilayah hijau PPKM tidak berlaku,” tandasnya.

Dikatakan Machli, dirinya meminta kerjasama yang kuat kepada masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan, tutupnya.

Diketahui sebelumnya, kasus positif COVID-19 sempat mengalami penurunan pada bulan Juni lalu. Kini sejak beberapa hari lalu kembali mengalami peningkatan.

Data terakhir kasus COVID-19 tercatat hanya ada 83 kasus. Namun kini bertambah jumlahnya menjadi 91 kasus positif COVID-19 di Banjarmasin.

Dalam kurun waktu tiga hari kasus COVID-19 mengalami kenaikan. Dari semula 83 kasus sekarang naik menjadi 91 kasus, hingga sekarang mencapai 100 lebih kasus COVID-19.

Data ini berdasarkan keterangan yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi saat pihaknya melakukan evaluasi dengan kepala puskesmas bersama tim surveilen bahwa di Banjarmasin mengalami peningkatan kasus. (yon/sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *